BERITA UTAMA

Dor! Lima Spesialis Pembobol ATM Menyerah

0
×

Dor! Lima Spesialis Pembobol ATM Menyerah

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO
Dor..dor…dor! Tembakan peringatan berulang kali ke arah atas terpaksa dilakukan anggota Polsek Koto XI Tarusan saat memburu lima pelaku spesialis pembobol ATM (automated teller machine), Jumat (19/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Kelimanya, I (41), Y (28), P (24), dan W (26), warga Lampung berada di dalam Toyota Avanza Silver B 1057 SRL.

Penangkapan berawal saat petugas mendapatkan informasi dari anggota Brimob jika ada mobil mencurigakan berada di Barung-barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan.

Anggota Polsek langsung meluncur ke lokasi. Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Advianus melakukan rekayasa kendaraan di depan Mapolsek. Tepat di depan Mako Polsek mobil pelaku langsung dihadang.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Cepi Noval didampingi Kapolsek Koto XI Tarusan Iptu Advianus mengatakan, penangkapan kelima pelaku spesialis pembobol ATM di depan Mapolsek tersebut berawal informasi dari anggota Brimob Polda Sumbar yang telah mengikuti mobil pelaku dari Padang.

Dikatakan Kapolres, awalnya para pelaku tidak mau keluar dari dalam mobil. Hingga akhirya anggota Polsek Koto XI Tarusan mengeluarkan tembakan peringatan beberapa kali ke arah atas yang membuat para pelaku ciut dan menye rah. “Kita amankan sejumlah barang bukti dari dalam mobil,” tegas Cepi Noval.

Lebih lanjut, barang bukti berhasil didapatkan dari dalam mobil pelaku, uang sebesar Rp 4.750.000, juga barang hasil rampokan telah dibelikan baju, sepatu, sandal, dan handphone. Serta, bukti pembayaran hotel selama di Bukittinggi.

Dari keterangan sementara pelaku, aksi pembobolan ATM dipelajari melalui google dengan cara memasukan ATM ke dalam mesin ATM, tanpa mengurangi jumlah saldo uang yang ada di dalam ATM tersebut.

Untuk di Kota Bukittinggi pembobolan mesin dilakukan pelaku selama 5 kali, sedangkan di Kota Padang selama 1 kali. “Karena lokasi kejadian di Bukittinggi, kita akan limpahkan kelima pelaku ke Polres Bukittinggi guna pengembangan lebih lanjut,” ungkap Kapolres.

Lebih jauh disampaikan Kapolres, apakah ada kaitanya dengan jaringan lainnya, sampai saat ini sedang dalam pendalaman lebih lanjut lagi. (rio)