Setiap bencana kekeringan melanda Kota Padang, PDAM Kota Padang selalu turun menunjukkan kepeduliannya. Tak hanya pelanggannya yang diberi air tangki, tapi juga warga lain yang membutuhkan.
Seperti yang baru saja dilakukan Sabtu (23/8). Warga Tarantang, Kecamatan Lubukkilangan mendapat pasokan air tangki dari PDAM. Merekapun menyambut gembira suplai air tersebut dan memanfaaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari.
Beberapa waktu belakangan memang merupakan hari-hari yang berat bagi operator air bersih di ibu kota Sumatera Barat ini. Dengan keterbatasan jumlah armada mobil tangki, air bersih didistribusikan kepada pelanggan-pelanggan yang terganggu pelayanannya akibat banyaknya pipa PDAM yang pecah dampak dari pekerjaan drainase di Kota Padang. Selain itu, masyarakat kota Padang yang sedang dilanda kekeringan juga turut diberi air sebagai wujud kepedulian.
Namun, kondisi sulit itu tak membuat PDAM menyerah untuk berbuat bagi warga Kota Padang. Terutama Dirut PDAM, Hendra Pebrizal. Di sela-sela waktu liburnya, Hendra terjun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan air pada warga Tarantang yang mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan akses air bersih.
Di samping itu, ia juga mengecek kondisi salah intake PDAM di Lubuk Paraku yang mengalami penurunan suplai air baku sebagai dampak dari kekeringan yang terjadi di hulu Kota Padang.
”Saat ini kami dihadapkan dengan berbagai permasalahan di lapangan, baik itu pipa PDAM yang putus dan pecah akibat pekerjaan drainase sehingga berdampak terganggunya pelayanan kami pada pelanggan. Selain itu pada beberapa titik juga terjadi kekeringan yang berakibat pada berkurangnya suplai air baku. Namun hal tersebut harus kami hadapi. Kami mohon doa, dukungan dan kearifan pelanggan terhadap permasalahan ini,” ucap sosok dirut yang merintis karir dari tenaga honorer di PDAM era 94-an ini.
Agar semua kebutuhan air warga terlayani, PDAM sebut Hendra, akan mengatur jadwalnya sedemikian rupa agar pelanggan PDAM yang mengalami gangguan pelayanan dapat di suplai dengan air tangki. Begitupun juga dengan warga Lubukkilangan yang bukan pelanggan PDAM, akan tetap dibantu.
Sebagaimana diketahui, Wali Kota Padang Mahyeldi juga menginstruksikan kepada PDAM Kota Padang untuk berkoordinasi dengan PMI Kota Padang dan BPBD Kota Padang agar membantu warga Lubukkilangan yang mengalami kekeringan. Sekitar 150.000 liter per hari air bersih yang di suplai ke daerah yang mengalami kekeringan tersebut. (**)





