PADANG, METRO – Aliansi mahasiswa BEM se-Sumatera Barat bergabung melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Sumbar, Senin (20/5). Ratusan mahasiswa menuntut diusutnya kematian ratusan anggota KPPS saat Pemilu lalu. Mahasiswa membawa replika jenazah, spanduk, bernyanyi dan membacakan sumpah mahasiswa.
Mahasiswa berkeinginan dapat masuk ke dalam Kantor DPRD Sumbar. Namun terhalang karena dijaga ratusan personel kepolisian dari Polresta Padang dan Polda Sumbar. Sehingga terjadi dorong-dorongan antara mahasiswa dan kepolisian yang berjaga.
Ratusan mahasiswa ini “bagadincik” selangkah demi selangkah untuk masuk ke DPRD Sumbar, sambil berteriak ‘masuk, masuk’. Polisi tidak memberikan izin dan mencoba memberi pengarahan. Namun, tidak digubris oleh mahasiswa.
”Secara nasional petugas KPPS yang meninggal mencapai 600 orang. Hal itu mesti ditindaklanjuti oleh seluruh unsur yang terkait dan jangan sampai diabaikan,” ujar Koordinator aksi Indra Kurniawan saat berorasi.
Dia mengatakan, Pemilu serentak telah usai. Banyak kejanggalan yang terjadi dalam beberapa tahapan. Di antaranya proses perhitungan dan kematian petugas KPPS yang sangat menjadi perhatian. ”Banyak kejanggalan yang mesti diusut tuntas, namun sampai sekarang tidak ada pergerakan tampaknya,” kata Indra
Tidak hanya itu, adanya indikasi kecurangan dalam input data hasil perolehan suara juga menodai jalannya proses pesta demokrasi.
“Kawan-kawan, hari ini tidak ada satu pun anggota dewan kita yang terhormat mau mendengarkan aspirasi kita. Mereka sibuk ke luar daerah semuanya,” ujar Indra lagi.
Indra mengatakan pihaknya akan datang kembali ke DPRD Sumbar dengan jumlah yang besar lagi, karena aspirasinya belum diterima oleh DPRD Sumbar. Indra mengancam akan mengambil alih gedung DPRD Sumbar dan melakukan sidang rakyat yang diisi oleh mahasiswa.
”Kita kecewa. Hari ini aspirasi kita tidak didengarkan DPRD Sumbar. Mereka sibuk semua. Kita akan datang dengan jumlah yang besar dan duduki DPRD dengan menggelar sidang rakyat,” tukasnya.
Kabag Fasilitasi Sekretariat DPRD Sumbar, Rismunandar yang menerima kedatangan mahasiswa dan mengajak beberapa perwakilan berdiskusi di ruang rapat khusus I , dia mengatakan saat ini tidak ada satu pun anggota DPRD Sumbar yang berkantor.
“Anggota dewan saat ini semuanya sedang ada agenda di luar daerah. Tidak ada satu pun yang berkantor hari ini,” ujar Rismunandar. (heu)





