PAYAKUMBUH/50 KOTA

Menteri PU Kunjungi Pasar Payakumbuh, Pembangunan Menunggu DED Selesai

3
×

Menteri PU Kunjungi Pasar Payakumbuh, Pembangunan Menunggu DED Selesai

Sebarkan artikel ini
AKRAB— Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo telihat akrab dengan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta.

PAYAKUMBUH, METRO–Menteri Pekerjaan U­mum (PU) Dody Hanggodo memastikan peme­rintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap rencana revitalisasi Pasar Payakumbuh yang terdampak kebakaran pada akhir Agustus 2025, sebagai bagian dari upaya pemulihan sekaligus pe­nguatan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut di­sampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung kondisi Pasar Payakumbuh bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Anggota D­PR RI Andre Rosiade, serta jajaran pejabat tinggi Kementerian PU, Rabu (28/1).

“Seluruh persyaratan pada prinsipnya sudah terpenuhi dan rekomendasi dari Kementerian Perdagangan juga telah ada. Tahapan berikutnya adalah penyusunan detail engineering design (DED),” kata Menteri PU Dody Hanggodo.  “Selanjutnya, Pak Wali Kota dapat berkoordinasi dengan satuan kerja pelaksana strategis agar secara teknis segera diselesaikan,” sebutnya.

Ia menjelaskan, besaran anggaran pemba­ngu­nan baru dapat ditetapkan setelah proses penyusunan DED rampung. Namun demikian, pemerintah pusat memastikan proses pembangunan a­kan segera ditindaklanjuti setelah kebutuhan anggaran ditetapkan. “Begitu anggarannya sudah di­tetapkan, pembangunan Pasar Payakumbuh akan segera kami proses,” u­jarnya.

Menurut Dody, Pasar Payakumbuh memiliki peran strategis sebagai sa­lah satu penopang utama perekonomian masya­rakat. Letak Kota Payakumbuh yang berada di jalur perlintasan utama, serta aktivitas pasar yang berlangsung hampir 24 jam, menjadikan pasar tersebut sebagai urat nadi ekonomi warga.

“Sesuai arahan Pre­siden Prabowo, pemerintah pusat harus hadir men­dukung penguatan eko­nomi daerah, salah satu­nya dengan menghidupkan kembali pasar. Pasar Payakumbuh ini jelas me­rupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” u­capnya.

Selain sebagai res­pons atas musibah kebakaran, revitalisasi pasar juga dinilai mendesak me­ngingat usia bangunan yang telah puluhan tahun. Berdasarkan catatan historis, Pasar Payakumbuh mulai dibangun sejak 1982. “Dengan usia bangunan yang sudah lama, revitalisasi memang sudah semestinya dilakukan. Pemerintah pusat tentu men­dukung pembangunan Pasar Payakumbuh sepanjang sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, du­kungan tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden yang menekankan pembangunan harus mem­berikan dampak langsung terhadap peningkatan ke­sejahteraan masyarakat. “Niat kami adalah membantu masyarakat agar perekonomiannya sema­kin baik. Karena pasar ini menjadi urat nadi ekonomi Payakumbuh, maka revitalisasinya akan kami du­kung sepenuhnya,” tutupnya.

Saat rapat terbatas bersama Menteri PU di Batusangkar, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyatakan pemerintah daerah siap menindaklanjuti seluruh tahapan teknis yang dibutuhkan guna mempercepat proses revitalisasi pasar. “Kami akan segera berkoordinasi dengan satuan kerja pelaksana strategis sebagaimana arahan Bapak Menteri PU, sehingga pe­nyusunan DED dapat dipercepat dan seluruh persyaratan teknis dapat dipenuhi,” kata Wako Zulmaeta.

Ia menegaskan, Pemko Payakumbuh berkomitmen penuh mendukung revitalisasi Pasar Payakumbuh karena kebe­ra­daannya sangat vital bagi pergerakan ekonomi ma­syarakat. “Pasar Payakumbuh merupakan pusat aktivitas ekonomi ma­syarakat. Arahan dari pemerintah pusat menjadi pijakan bagi kami di daerah untuk bekerja lebih cepat, tertib, dan sesuai ketentuan,” ucapnya.

Zulmaeta juga mengajak seluruh pemangku kepentingan serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung ke­lancaran proses pemba­ngunan Pasar Payakumbuh. “Kami berharap dukungan dari semua pihak agar revitalisasi Pasar Payakumbuh dapat berjalan lancar. Mari bergandengan tangan memba­ngun pasar kebanggaan kita ini,” pungkasnya.

Dalam kunjungan ter­sebut turut hadir Bupati Lima Puluh Kota Safni, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, serta asisten dan OPD terkait. (uus)