PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Payakumbuh Optimis jadi Terbaik pada MTQ ke-41

0
×

Pemko Payakumbuh Optimis jadi Terbaik pada MTQ ke-41

Sebarkan artikel ini
OPTIMIS— Kafilah MTQ Kota Payakumbuh optimis bisa menjadi terbaik di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung di Kota Bukittinggi.

PAYAKUMBUH, METRO–Kafilah Kota Payakumbuh menunjukkan kesiapan dan optimisme dalam lanjutan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung di Kota Bukittinggi. Penampilan maksimal para peserta dinilai menjadi modal pen­ting untuk meraih hasil terbaik sekaligus memper­kuat proses pembinaan generasi Qurani di Kota Randang itu.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Payakumbuh, Efrizal Amarullah, mengatakan seluruh kafilah yang tampil pada Minggu (14/12) telah me­nunjukkan kemampuan terbaiknya di masing-masing cabang lomba.

“Alhamdulillah, semua kafilah kita yang tampil hari ini sangat memuaskan. Mereka sudah berusaha sebaik mungkin. Mu­dah-mudahan ikhtiar ini memberikan hasil terbaik,” kata Efrizal di pemondokan kafilah Kota Payakumbuh, Hotel Yuriko, Bukittinggi.

Adapun kafilah yang tampil sepanjang Hari Minggu, Fatiya Raisah Sholihah, cabang Tilawah Anak, Athif Sakheer Andadisa, cabang Tilawah Taman Kanak-kanak. Kemudian Yano Desrianto, cabang Qiraat Mujawad Dewasa, Harini Juliani putri, cabang Hafalan 5 Juz Non tilawah, Musthofa Farid Allaisi, cabang Hafalan 10 Juz.

Selanjutnya ada Najwa Nuraini, cabang Tartil Menengah, Agustullah Rizky, cabang Tartil Umum, serta Raihan Pratama Syafitra dan Milda Yanti Putri, cabang KTIQ.

Menurut Efrizal, MTQ tidak semata-mata dimaknai sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran, penguatan mental, serta pembentukan karakter berbasis nilai-nilai Al-Quran, khususnya bagi generasi muda.

Ia menekankan pen­tingnya menjaga ketena­ngan, percaya diri, dan keikhlasan saat tampil. “Yang paling utama a­dalah keberanian untuk tampil, kepercayaan diri, dan niat ibadah. Prestasi itu pen­ting, tetapi akhlak dan men­tal yang terbentuk jauh lebih bernilai,” ucapnya.

Untuk Senin (15/12), Payakumbuh akan menurunkan sejumlah peserta di berbagai cabang lomba. Di antaranya Muhammad Fathan Nur Hafiz pada cabang Tilawah Anak-anak dan Sadid Nazri Adlano di cabang Qiraat Murattal Remaja.

Selanjutnya, Khalif Arsya Rinaldy dan Rosyidatun Nazhiva akan tampil pada cabang Hafalan 1 Juz dan Tilawah, sementara Izeeta Trisno Leefy me­ngikuti cabang Hafalan 1 Juz Non Tilawah. Payakumbuh juga diwakili pada cabang Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) putra dan putri, serta cabang Kitab Standar oleh Syukri Hidayat dan Harmila De­wi.

Nama-nama lain yang dijadwalkan tampil antara lain Rizqiyya Putri Zainal pada cabang Tilawah Ta­man Kanak-kanak, Rafiqi Rifandi cabang Hafalan 5 Juz Non Tilawah, dan Muhammad Farid cabang Hafalan 20 Juz.

Sementara itu, Mar­syaizzati Halwa akan berlomba pada cabang Tafsir Bahasa Arab, Devitra di Tartil Eksekutif, Mulya Rahmi Umar di Tartil U­mum, serta Kuntum Khaira Ummah di cabang Tilawah Dewasa.

Efrizal menilai keterlibatan peserta dari ber­bagai kelompok usia me­nunjukkan kuatnya regenerasi qari dan qariah di Payakumbuh. Ia berharap pengalaman MTQ ini menjadi bekal berharga untuk terus tumbuh, berprestasi, dan mengamalkan ni­lai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berpesan kepada seluruh kafilah agar tetap tenang, fokus, dan bertawakal. Tampilkan kemampuan terbaik dengan hati yang ikhlas. Apa pun hasilnya nanti, kalian telah membawa nama Payakumbuh dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga mengajak ma­syarakat Payakumbuh untuk turut mendoakan para kafilah agar diberikan ke­lancaran dan kekuatan selama mengikuti MTQ, seraya berharap semangat Al-Quran semakin mem­bumi di tengah masyarakat. “Mari bersama kita doakan, somoga kafilah kita menjadi yang terbaik dan mengharumkan nama Ko­ta Payakumbuh,” pung­kasnya. (uus)