PAYAKUMBUH/50 KOTA

Sensus Ekonomi 2026 jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Payakumbuh

0
×

Sensus Ekonomi 2026 jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
RAKOR SENSUS EKONOMI— Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, membuka kegiatan Rakor Sensus Ekonomi 2026, di Aula Ngalau, Balai Kota Payakumbuh, Selasa (9/12).

POLIKO, METRO–Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 (SE­2026) Wajib Didukung Pe­nuh sebagai Dasar Kebijakan Ekonomi Payakumbuh.  Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi dan Sosialisasi SE2026 dengan tema “Literasi Statistik untuk Pembangunan Kota Pa­yakumbuh,” di Aula Ngalau, Balai Kota Payakumbuh, Selasa (9/12).  Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan pemahaman terkait mekanisme pelaksanaan SE2026, se­kaligus membangun dukungan bersama agar sensus berjalan optimal.

Dalam sambutannya, Zulmaeta, menegaskan bahwa SE2026 merupakan instrumen penting untuk membaca kondisi e­ko­no­mi Kota Payakumbuh, yang dikenal sebagai kota de­ngan sektor perdagangan, jasa, kuliner, dan UMKM.

Menurutnya, Pa­ya­kum­­­buh membutuhkan data ekonomi yang akurat untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran. “Data yang dihasilkan bukan ha­nya deretan angka, tetapi cermin kondisi ekonomi Kota Payakumbuh, yang akan menentukan arah pembangunan kita 10 ta­hun ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sen­sus akan memberikan gam­­baran nyata mengenai struktur dan daya saing ekonomi, potensi sektor unggulan, serta sektor mana yang memerlukan intervensi pemerintah.  “Data SE2026 juga akan membantu kita melindu­ngi pelaku usaha, sehingga program bantuan, pelatihan, hingga fasilitasi akan lebih tepat sasaran,” lanjutnya.

Zulmaeta juga menegaskan seluruh OPD terkait memberikan duku­ngan penuh kepada BPS, mulai dari penyebarluasan informasi hingga pe­nyediaan data administrasi. Camat dan lurah di­minta memastikan tidak ada wilayah maupun pe­laku usaha yang terlewat da­lam proses pendataan.

Selain itu, pelaku usaha diimbau memberikan data yang benar dan leng­kap demi penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Sementara, media mas­sa diharapkan berperan aktif mendukung publikasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pen­tingnya pelaksanaan SE­2026. “Kesuksesan sensus bukan hanya tanggung jawab BPS, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Payakumbuh, Chardiman, menekankan bahwa Sensus Ekonomi memiliki peran strategis dalam perencanaan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Data SE2026 akan men­jadi rujukan utama dalam perhitungan pertumbuhan ekonomi yang dihitung BPS setiap tahun, bahkan setiap triwulan,” jelasnya.

Ia menyebut ada tiga me­­tode utama dalam penghitungan kondisi ekonomi da­­erah yakni Metode pro­duksi, metode pengeluaran, serta metode pendapatan menggambarkan pendapatan yang dihasilkan suatu daerah.

Chardiman berharap pemerintah kota maupun pelaku usaha dan organisasi organisasi di sektor ekonomi turut memberikan dukungan  penuh terhadap pelaksaaan SE2026.

Ia juga menegaskan seluruh jawaban respon­den dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

“Tidak perlu khawatir, terutama pelaku usaha. Jawaban yang benar dan akurat karna sangat menentukan bagi arah per­ekonomian kota payakumbuh kedepannya,” tutupnya

Kegiatan ini diikuti oleh 120 peserta yang terdiri Pemerintah Kota Payakumbuh, OPD terkait, Ins­tansi vertikal, Perbankan, Pelaku UMKM, Organisasi profesi dan pelaku usaha, Media serta Pegawai BPS Kota Payakumbuh. (uus)