JAKARTA, METRO–Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa seluruh pegawai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menerima gaji secara penuh dengan pembayaran yang akan dirapel dan dipercepat pada pekan ini.
Keterlambatan yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir dipastikan bukan karena masalah anggaran, melainkan murni persoalan teknis administratif yang tengah diselesaikan secara intensif.
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menuturkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk bekerja lebih proaktif agar kejadian serupa tidak terulang.
Ia menegaskan bahwa hak seluruh petugas—mulai dari SPPI, Ahli Gizi, hingga Akuntan—menjadi prioritas utama lembaganya.
“Kami memastikan seluruh petugas akan menerima haknya secara penuh. Seluruh gaji yang belum terproses akan dirapel dan diprioritaskan penyelesaiannya minggu ini,” ujar Nanik dalam keterangannya di Instagram, dikutip Minggu (16/11).
Menurut Nanik, institusinya berkewajiban memastikan setiap hak pegawai terpenuhi tepat waktu.
“Kami sangat menghargai kerja keras para petugas. Mereka elemen kunci keberhasilan program, dan kami bertanggung jawab memastikan hak-hak mereka terpenuhi. Kami ingin memastikan seluruh petugas mendapatkan haknya tepat waktu, tanpa ada isu berulang di kemudian hari,” tegasnya.
Terkait alasan keterlambatan, Nanik menekankan bahwa hal tersebut disebabkan oleh proses verifikasi administrasi yang harus dilakukan secara teliti terhadap jumlah petugas yang sangat besar.
Beberapa di antaranya memerlukan penyesuaian dokumen terlebih dahulu sebelum pembayaran bisa diproses.
“Ini murni masalah teknis administratif. Jumlah petugas yang harus diverifikasi sangat besar dan sebagian membutuhkan penyesuaian status administrasi. Kami memastikan proses ini segera tuntas,” katanya.
BGN menegaskan kembali komitmennya bahwa seluruh pembayaran gaji petugas MBG akan segera diselesaikan dalam minggu ini, dengan sistem rapel sesuai hak masing-masing pegawai. (jpg)






