METRO PADANG

Diterjang Hujan Angin, 2 Pohon Besar Tumbang Tutup Jalan dan Timpa Pagar Kantor

0
×

Diterjang Hujan Angin, 2 Pohon Besar Tumbang Tutup Jalan dan Timpa Pagar Kantor

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang pada Minggu (12/10) malam, menyebab­kan dua pohon berukuran besar tumbang di Jalan Batang Kandis, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Timur.

Pohon tumbang yang terjadi sekitar pukul 20.15 WIB itu, mengakibatkan akses jalan terputus total dan menimpa sejumlah fasilitas publik.

Dua pohon yang tumbang tersebut adalah seba­tang pohon trembesi dengan diameter sekitar 80 cm dan panjang 25 meter, serta sebatang pohon pinang berdiameter 50 cm dengan panjang 20 meter.

Kepala Pelaksana (Kalksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan tim reaksi cepat langsung dikerahkan ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Laporan masuk ke ka­mi sekitar pukul delapan malam. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menjadi pe­micu utama tumbangnya dua pohon besar tersebut,” ujar Hendri Zulviton, Senin (13/10) pagi.

Menurut Hendri, dampak utama dari insiden ini ada­lah terhambatnya lalu lintas secara total. Batang po­hon yang melintang mem­buat Jalan Batang Kan­dis tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Akses jalan sempat lumpuh total. Selain itu, pohon juga menimpa kabel listrik PLN dan merusak pagar Kantor DPC Partai Demokrat yang berada di lokasi kejadian,” jelasnya.

Dijelaskan Hendri, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian materiel masih dalam proses pendataan oleh tim di la­pangan.

Menindaklanjuti laporan, tim gabungan dari BPBD Kota Padang, petugas PLN, dan dibantu oleh masyarakat sekitar langsung melakukan proses evakuasi dan pembersihan material pohon. Dengan me­nggunakan gergaji me­sin dan peralatan lainnya, tim bekerja memotong batang pohon menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar mudah dipindahkan.

“Prioritas utama kami tadi malam adalah membuka kembali akses jalan agar aktivitas warga tidak terganggu lebih lama. Tim bekerja di bawah guyuran hujan untuk mempercepat proses evakuasi,” katanya.

Proses pembersihan yang dimulai sejak tadi malam diperkirakan akan rampung sepenuhnya hari ini. Pihak PLN juga telah be­rada di lokasi untuk mem­perbaiki jaringan kabel yang terdampak.

Menyikapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Hendri Zulviton mengimbau masyarakat Kota Padang untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami imbau warga un­tuk waspada terhadap potensi pohon tumbang, baliho roboh, atau genangan air. Jika terjadi kondisi darurat, jangan ragu untuk segera melapor ke Padang Sigap 112,” pungkasnya. (brm)