BERITA UTAMA

Mobil Brio Tertabrak Kereta Api, Satu Keluarga Luka-luka

0
×

Mobil Brio Tertabrak Kereta Api, Satu Keluarga Luka-luka

Sebarkan artikel ini
RINGSEK— Kondisi mobil Honda Brio yang ringsek setelah tertabrak kereta api di Desa Pauh Barat, Kecamatan Pariaman Tengah.

PARIAMAN, METRO —Kecelakaan yang meli­batkan mobil dan kereta api kembali terjadi di Kota Pariaman. Kali ini, satu keluarga mengalami luka-luka setelah mobil Brio ditabrak kereta api di per­lin­tasan di Desa Pauh Ba­rat, Kecamatan Pariaman Tengah, Sabtu (6/9) sekitar pukul 12.36 WIB.

Kanit Gakkum Satlan­tas Polres Pariaman, Ipda Randhi Permana mengata­kan, Mobil Brio bernopol BA 1343 OT itu dikemudikan Andry (33), warga Kota Padang, tengah melintasi jalur kereta api tanpa pa­lang pintu ketika dari arah Naras menuju Pariaman muncul kereta api sehingga tabrakan tak dapat di­hin­dari.

“Sesampainya di lo­kasi, datang kereta api dari arah Naras menuju Paria­man. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan t­i­dak dapat terelakkan. Mobil Honda Brio langsung ringsek dan terpental,” kata Ipda Randhi.

Di dalam kendaraan, selain pengemudi, terdapat istri dan dua anak Andry. Benturan keras me­nye­babkan seluruh penum­pang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Pengemudi mengalami luka robek di kepala bagian belakang serta lecet pada tangan dan kaki. Istrinya menderita luka robek di mata kanan serta lecet di beberapa bagian tubuh. Sementara putra pertama mereka mengalami luka robek di kepala belakang dan lecet di tubuh.

Korban paling serius adalah anak perempuan pasangan tersebut. Anak itu mengalami luka robek di kepala belakang, retak pada tengkorak, penuru­nan kesadaran, serta se­jumlah luka lecet. Korban se­gera mendapatkan pe­na­nganan medis darurat.

“Para korban awalnya dilarikan ke RSUD Prof M Yamin Pariaman. Namun, karena kondisi anak korban cukup serius, dia langsung dirujuk ke RS Yos Sudarso Padang untuk menda­pat­kan perawatan intensif,” jelasnya.

Ia menyampaikan, mo­bil Brio mengalami keru­sakan parah di bagian de­pan dan samping. Setelah kejadian itu, kereta api me­lanjutkan perjalanannya.

“Anggota melakukan olah TKP kecelakaan kereta api dan meminta kete­ra­ngan saksi mata untuk me­nyelidiki penyebab tabra­kan,” ungkapnya. (ozi)