MERCEDES akhirnya memberikan kepastian soal masa depan dua pembalapnya. Direktur Utama Mercedes F1 Team, Toto Wolff, menegaskan bahwa George Russell dan Kimi Antonelli akan tetap mengisi kursi Silver Arrows untuk musim depan.
Kontrak baru keduanya disebut tinggal menunggu finalisasi. Kabar ini sekaligus meredakan spekulasi yang sempat ramai di paruh kedua musim 2025.
“Sejak awal saya sudah bilang, ini bukan hal yang mengejutkan. Kami akan lanjut dengan George dan Kimi, tentu saja,” ujar Wolff saat ditemui di GP Belanda, Minggu (31/8), dikutip dari Crash.
Sebelumnya, rumor sempat mengaitkan Mercedes dengan Max Verstappen. Namun isu tersebut mereda setelah sang juara dunia empat kali memastikan tetap bertahan bersama Red Bull.
Sejak kepergian Lewis Hamilton ke Ferrari, George Russell dipercaya menjadi pembalap utama Mercedes. Performa konsistennya musim ini dinilai Wolff sebagai bukti bahwa Mercedes berada di jalur yang tepat.
“George adalah pembalap berpengalaman dan performanya sangat penting bagi tim. Karena itu, perpanjangan kontraknya adalah hal yang harus,” tegas Wolff.
Di GP Belanda, Russell finis di posisi empat dan kini menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan 184 poin.
Berbeda dengan Russell, Kimi Antonelli baru menjalani musim debutnya di F1. Penampilan naik-turunnya disebut Wolff sebagai hal wajar bagi pembalap berusia 19 tahun itu.
“Ketika kami memberinya kesempatan, kami tahu butuh waktu baginya untuk belajar. Ada momen sulit, tapi juga ada momen cemerlang. Itu bagian dari proses,” kata bos asal Austria itu.
Di GP Belanda, Antonelli mengalami balapan berat setelah menyenggol Charles Leclerc di Tikungan 3. Akibat insiden itu, ia diganjar penalti 10 detik dan harus puas finis di posisi 16. Saat ini, Antonelli berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 64 poin.
Dengan kepastian kontrak Russell dan Antonelli, Mercedes berharap bisa melanjutkan program jangka panjang mereka dalam membangun kembali dominasi di F1.
“Kami percaya dengan line-up ini. George memberi stabilitas, Kimi memberi masa depan. Kombinasi keduanya akan membuat Mercedes semakin kompetitif,” tutup Wolff. (*/rom)






