ULAK KARANG, METRO–Lama menanti, akhirnya ratusan siswa SMP 40 Padang, bisa menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo.
Selasa (2/9), empat petugas menerunkan makanan yang akan disantap. Siswa sekolah nampak senang, tidak ada yang tak riang. Semua berucap syukur ketika seluruh nampan makan MBG tertata rapi di sekolahnya.
“Kami semua bersyukur, lewat MBG setiap hari, siswa tidak membawa bekal lagi dari rumah,” ungkap Kepala SMP 40 Padang, Yulfita saat launching MBG di SMPN 40, Selasa pagi.
Sebanyak 496 siswa di SMP 40 dipastikan menerima MBG setiap hari. Program ini berjalan hingga lima tahun ke depan. “Suatu berkah bagi kami di sini, selain siswa kelas tujuh dapat pakaian dan LKS gratis, hari ini semua siswa dapat makan gratis setiap hari,” beber Yulfita.
Menariknya, seluruh siswa dan guru begitu kompak. Ketika waktu istirahat tiba, seluruh siswa makan bersama guru di dalam kelas masing-masing.
“Ketika ada MBG ini, kita semua akan makan di kelas,” ungkap Yulfita.
Kegembiraan juga sangat dirasakan seluruh siswa. Menu makan perdana yang dinikmati siswa SMPN 40 terbilang enak dan bergizi. Makanan berupa nasi, telur, tahu, sayur wortel, dan buah pisang dinikmati siswa bersama-sama.
Salah seorang siswi, Mercy Nirwana Bazoka, menyatakan bahwa makan bergizi gratis yang dinikmatinya bersama kawan-kawan cukup mengenyangkan. “Makanannya enak, cukup buat kenyang, mungkin sayurnya saja yang bisa ditambah,” ujar Mercy.
Selain merasa kenyang, Mercy mengaku senang karena program ini memberikan variasi makanan sehat yang sebelumnya sulit didapat di sekolah. “Senang banget bisa makan gratis di sekolah, tidak perlu lagi jajan ke kantin,” tambahnya.
Siswa lainnya, Zako, juga berharap agar program MBG dapat terus berlanjut dengan variasi menu yang berbeda setiap hari, sehingga mereka tidak cepat bosan.
“Semoga program makan bergizi gratis ini terus diterapkan, dan menunya selalu diganti-ganti supaya tidak bosan dan lebih menarik,” tuturnya
Launching MBG di SMP 40 dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Kehadiran Maigus Nasir membawa arti besar bagi kelangsungan pendidikan dan perkembangan anak didik ke depan.
Di kesempatan itu, Maigus Nasir berharap, melalui program makan bergizi gratis seluruh anak didik di Padang mampu menjadi generasi emas ke depannya.
“Program yang diinisiasi Presiden Prabowo ini penting bagi kelangsungan pendidikan anak ke depan,” ungkap Maigus Nasir.
Selain membagikan secara simbolis MBG kepada siswa, Wawako Maigus Nasir juga mengajak siswa aktif menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Ketika itu, enam siswa terpilih mendapat hadiah gratis dari Maigus Nasir setelah menjawab pertanyaan dengan benar.
“Ini sebagai bukti bahwa siswa kita punya bekal pendidikan yang kuat,” ujar Maigus.
Tetap Higienis dan Terjaga
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan bahwa program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mewujudkan Generasi Emas 2045. “Program MBG ini disediakan oleh Yayasan Generasi Emas Cerdas,” jelas Yopi.
Program MBG merupakan program pemerintah pusat yang pelaksanaannya berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN). Setiap Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG) diverifikasi langsung oleh BGN, dan program ini turut melibatkan satuan tugas yang berada di bawah Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang.
“Program ini akan terus berlanjut dengan target operasional 43 dapur yang telah disiapkan untuk menyokong kebutuhan makan siang bergizi. Dinas Pendidikan sebagai penerima manfaat tentu sangat mendukung penuh pelaksanaannya,” tambah Yopi.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya program serupa telah berjalan di beberapa sekolah seperti SMPN 8 Padang, serta di kawasan Tabing, Batalyon, dan Purus, tergantung pada kesiapan dapur masing-masing. Di sekitar SMPN 40 Padang, program MBG juga akan menjangkau sekolah-sekolah dasar dan menengah pertama lainnya yang berada dalam jangkauan layanan dapur tersebut.
“Satu dapur ditargetkan mampu melayani hingga 3.500 porsi, sehingga penting memastikan koordinasi dan kesiapan yang matang dari setiap yayasan pengelola dapur,” ulas Yopi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi mengatakan bahwa pihaknya selalu menekankan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menaungi dapur MBG untuk memasak dengan baik dan bervariasi. Makanan yang disajikan kepada siswa tetap higienis dan terjaga.
“Tentunya setiap SPPG mesti memenuhi standarnya dengan baik,” kata Alfiadi.
Ketua Yayasan Generasi Emas Cerdas, Refchan Anfi menjelaskan bahwa program MBG sangat luar biasa. Program ini memikirkan generasi mendatang. “Kami akan menyajikan makanan yang tidak hanya bergizi, akan tetapi juga enak dan berkualitas, pengawasan gizi juga kita ketatkan,” pungkasnya. (ren)






