BUKITTINGGI, METRO–Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, secara resmi membuka Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) ke-7 Komunitas Penjual dan Pemasangan Stiker Indonesia (KPPS) di Balai Sidang Bung Hatta, Minggu (31/8).
Mengusung tema “Alek Gadang, Ranah Minang”, kegiatan ini dihadiri ratusan anggota KPPS dari berbagai penjuru tanah air, mulai dari Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, hingga Sumatera Barat selaku tuan rumah. Sejumlah sponsor juga mendukung kegiatan ini, di antaranya MColor, Derek, NSD, Fanchi, dan GOOD.
Dalam sambutannya, Wawako Bukittinggi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan KPPS menjadikan Bukittinggi sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa kota yang dikenal dengan ikon Jam Gadang tersebut memiliki sejarah besar sebagai Ibukota Darurat Indonesia.
“Kami berterima kasih kepada KPPS yang telah mempercayakan Bukittinggi sebagai tuan rumah Kopdarnas ke-7. Ini menjadi kebanggaan bagi kami untuk memperkenalkan Bukittinggi sebagai kota perjuangan dan kota bersejarah yang sarat makna. Semoga melalui kegiatan ini, KPPS semakin jaya, terus melahirkan ide-ide kreatif, serta mampu mengembangkan usaha dan jejaring yang bermanfaat bagi seluruh anggotanya,” ujar Ibnu Asis.
Ketua Umum KPPS, Frans, juga menyampa ikan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya pertemuan nasional ini di Bukittinggi. Menurutnya, suasana kota yang sejuk dan nyaman menjadi nilai tambah tersendiri bagi para peserta.
“Bukittinggi adalah kota yang sangat nyaman dan sejuk, sehingga menjadi tempat yang tepat dan penuh kesan bagi kami melaksanakan Kopdarnas ke-7. Ini bukan sekadar temu komunitas, melainkan momentum kebersamaan dan penguatan solidaritas di Ranah Minang,” ungkapnya.
Gelaran Kopdarnas ke-7 di Bukittinggi tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol kuatnya solidaritas dan kekompakan anggota KPPS dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini diharapkan dapat mempererat jejaring komunitas sekaligus membuka peluang kolaborasi usaha di masa depan. (pry)






