SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Perlu Kolaborasi Lintas Sektor, Penyalahgunaan Lem Ancaman Serius bagi Generasi Muda

0
×

Perlu Kolaborasi Lintas Sektor, Penyalahgunaan Lem Ancaman Serius bagi Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
NARASUMBER—Wali Kota Riyanda saat menjadi narasumber dalam kegiatan yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) bertema pencegahan penyalahgunaan zat adiktif berupa lem, di Silo Meeting Room, Parai Hotel.

SAWAHLUNTO, METRO–Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan bahwa penyalahgunaan lem merupakan ancaman serius bagi kesehatan dan masa depan generasi muda. Ka­rena itu, dibutuhkan langkah kolaboratif lintas sektor un­tuk mencegahnya.

Pesan tersebut disam­paikan Wali Kota Riyanda saat menjadi narasumber dalam kegiatan yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) bertema pencegahan penyalahgunaan zat adiktif berupa lem, di Silo Meeting Room, Parai Hotel.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Sawahlunto, sejumlah kepala OPD, serta pemangku kepen­tingan lain yang menaruh perhatian terhadap isu pe­nyalahgunaan zat berba­haya di kalangan masya­rakat.

“Fenomena penyalahgu­naan lem ini seringkali di­pandang sepele, padahal dam­paknya sangat merusak baik secara fisik, psikis, mau­pun sosial. Karena itu, kita semua harus berkolaborasi mencegah dan memberikan edukasi sejak dini,” kata Wali Kota Riyanda.

Lebih lanjut, ia me­nyam­paikan bahwa Pemko Sawah­lunto terus memperkuat si­nergi dengan BNN, aparat penegak hukum, sekolah, dan masyarakat melalui langkah preventif, edukatif, serta rehabilitatif.

Melalui forum ini, Wali Kota berharap lahir strategi bersama yang lebih efektif menekan penyalahgunaan lem dan zat adiktif lainnya, sehingga Sawahlunto se­makin kokoh sebagai kota warisan dunia yang sehat, aman, dan berdaya saing. (pin)