Lomba Lintas Alam Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji (LLA-TJPHK) dibuka Wagub Sumbar Vasco Ruseymi St Nagari Sati di SMPN 3 Batang Anai Kabupaten Padangpariaman, Jumat malam (22/8). Lomba Lintas Alam IV tahun 2025 ini diikuti peserta sebanyak 80 tim, yang terdiri dari kategori umum dan pelajar. Dalam kesempatan tersebut juga ditayangkan film dokumenter perjuangan Pasukan Harimau Kuranji, yang dikomandoi Kolonel Ahmad Husein. “Lomba Lintas Alam ini tidak hanya sekadar hiking mencintai lingkungan saja, tapi juga memotivasi semangat nasionalisme generasi muda sekaligus memperkenalkan sejarah perjuangan pasukan Harimau Kuranji,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rj Budiman S.I.P.
Evi Yandri mengatakan, kegiatan lomba Lintas Alam ini konsisten dilaksanakan setiap tahun. Bahkan, hingga tahun 2025 ini telah memasuki lomba Lintas Alam yang ke-4. Lomba ini diinisasi dari heroik perjuangan Pasukan Harimau Kuranji, yang basis perjuangan di Kuranji Nagari Pauh IX, yang saat itu masuk administrasi Pemkab Padangpariaman. “Lomba Lintas Alam ini bagian dari memberikan wawasan kepada generasi muda bagaimana sisi perjuangan Harimau Kuranji di Kuranji Kota Padang,” ujar Evi Yandri.
Dikatakan Evi Yandri, pasukan Harimau Kuranji tersebut bermarkas di Kuranji Kota Padang, akan tetapi personel pejuangnya berasal dari berbagai daerah di Sumbar. Bahkan, sebagian dari pejuang yang tergabung dalam Pasukan Harimau Kuranji itu juga berasal dari luar Provinsi Sumbar saat itu.
Kasubdit Babikamtibmas Ditbinmas Polda Sumbar Kompol Syafrizen mengatakan, bangsa yang beradab adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. “Begitu juga generasi muda yang beradab, merupakan generasi muda yang menghargai para pahlawan,” ujar Syafrizen.
Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Mahfud SE mengatakan, peranan dan kontribusi dari pejuang sudah usai ditentukan Allah SWT. “Perjuangan dari pejuang nasional perintis kemerdekaan dan pejuang pasca kemerdekaan telah membuahkan hasil yang kita nikmati sekarang,” ujar Mahfud.
Dikatakan, kehidupan yang aman dan nyaman ini tak terlepas dari perjuangan para pejuang menghadapi penjajah, salah satunya pejuang yang tergabung dalam Pasukan Harimau Kuranji.
Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseymi St Nagari Sati mengatakan, kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar hiking dan pecinta alam, tapi bagaimana generasi muda jangan melupakan sejarah para pahlawan. “Jangan sekali kali melupakan sejarah (Jasmerah), hal ini yang saya tekankan kepada generasi muda,” ucap Vasco.
Vasco mengapresiasi kegiatan lomba Lintas Alam yang diinisiatori Evi Yandri Rj Budiman Wakil ketua DPRD Sumbar.
Penutupan
Lomba Lintas Alam Telusur Jejak Perjuangan Harimau Kuranji (LLA-TJPHK) IV tahun 2025 ditutup Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rj Budiman SIp di Kantor KAN Pauh IX Kuranji Kota Padang, Minggu malam (24/8). Untuk penyelenggaraan tahun depan, akan disempurnakan melalui langkah evaluasi, dari pelaksanaan sebelumnya.
Asisten I Setko Padang Mairizon mengatakan, lomba ini sangat positif sekali bagi generasi muda sebagai peserta. “Karena bisa bermanfaat bagi peserta di sisi olahraga untuk kesehatan dan menanamkan nilai nilai perjuangan. Pejuang Harimau Kuranji, bukan milik Kuranji akan tetapi nasional,” kata Mairizon.
Plt Kadispora Sumbar Dedi Diantolani Dt Mudo mengapresiasi, kegiatan LLA-TJPHK IV tahun 2025 , yang diinisiatori Evi Yandri Rj Budiman. Lomba ini banyak manfaatnya, tidak saja nilai nilai sejarah akan tetapi juga cinta lingkungan. Kemudian menjaga keasrian alam dan nilai nilai kebangsaan serta nasionalisme. “Maka diharapkan kepada peserta untuk menunjukkan nilai nilai juang dan nilai nilai sportivitas dalam mengikuti lomba,” ujar Dedi. Dedi mengharapkan, lomba ini tetap berjalan pada tahun depan, kapan perlu dilaksanakan dengan meriah dibandingkan pelaksanaan tahun tahun sebelumnya. (**)






