METRO SUMBAR

BKOW Sumbar Gelar Rapat Koordinasi, Dianita Maulin Vasko: Organisasi Jangan Jadi Tempat Berkumpul Tanpa Arah

0
×

BKOW Sumbar Gelar Rapat Koordinasi, Dianita Maulin Vasko: Organisasi Jangan Jadi Tempat Berkumpul Tanpa Arah

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI— Ketua Umum BKOW Sumbar, Dianita Maulin Vasko, sampaikan materi sat jadi narasumber utama dalam Rakor BKOW Sumbar.

PADANG, METRO–Suasana penuh sema­ngat terasa sejak pagi di Hotel Truntum Padang, Rabu (6/8), saat Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Suma­tera Barat menggelar Ra­pat Koordinasi (Rakor) bersama organisasi-organisasi perempuan dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Tidak ha­nya dihadiri anggota BKOW, acara ini juga di­ramai­kan oleh perwakilan Gabungan Organisasi Wa­nita (GOW) kabupaten/kota.

Rakor kali ini terasa le­bih spesial karena menghadirkan langsung Ketua Umum BKOW Sumbar, Dianita Maulin Vasko, sebagai narasumber utama. Ia membawakan materi penting tentang sinergitas BKOW sebagai mitra stra­tegis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, peran o­rganisasi perempuan sa­ngat dibutuhkan sebagai penggerak di berbagai bi­dang seperti sosial, eko­nomi, hingga pendidikan.

Acara dipandu dengan hangat oleh Sekretaris I BKOW, Afridawati H Dah­lan, BBA, MBA. Meski tema yang dibahas cukup serius, suasana tetap cair dan penuh keakraban. Apalagi, panitia menyiapkan berbagai door prize menarik yang sukses menyemarakkan acara. Mulai dari pro­duk kecantikan dari Wardah, parfum dari Sociolla, tumbler dari Bank Nagari, camilan khas dari Rumah Jajan Bu Henny, hingga jilbab dari Rumah Batik Randang dan Rumah Batik Lumpo. Nggak heran, para peserta tetap semangat sampai acara selesai.

Dalam penyampaiannya, Dianita menegaskan pentingnya kerja sama antara program BKOW dan GOW di daerah. Sinergi ini menjadi langkah strategis untuk menggali potensi sumber daya ma­nusia yang dimiliki masing-masing organisasi, sekaligus memperkuat kolaborasi agar lebih berdampak bagi masyarakat.

“BKOW sekarang nggak cuma fokus ke acara-acara seremonial. Kita le­bih ba­nyak turun ke lapa­ngan, mengunjungi langsung organisasi anggota, dan membangun komunikasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa organisasi perempuan tidak boleh hanya menjadi tempat berkumpul tanpa arah. Harus ada manfaat nyata dan pengetahuan yang bisa dibawa pulang oleh setiap anggotanya.

Rakor ini bukan hanya ajang berkumpul, tapi juga menjadi ruang diskusi untuk menyusun langkah kon­kret dalam menyela­raskan program-program organisasi perempuan di Sumbar. Dianita berharap, para peserta aktif memberikan masukan dan solusi agar hasil Rakor benar-benar bermanfaat dan bisa diimplementasikan.

“Lewat Rakor ini, kita ingin bangun kekuatan bersama. Perempuan Sumbar harus makin mandiri, pu­nya daya saing, dan bisa memberikan kontribusi nyata untuk daerahnya,” kata Dianita dengan penuh semangat.

Di akhir sesi, Dianita mengajak seluruh peserta untuk membuka pikiran dan hati. Ia berharap, Rakor ini bisa melahirkan ide-ide kolaboratif yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. “Mari kita bergerak bersama, bukan hanya untuk memperkuat internal organisasi, tapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. Semoga Rakor ini menghasilkan keputusan yang membangun dan semakin mempererat kebersamaan kita,” tutupnya. (fan)