OLAHRAGA

Resmi Bertahan, Verstappen Perpanjang Masa Bakti di Red Bull hingga Musim 2026

0
×

Resmi Bertahan, Verstappen Perpanjang Masa Bakti di Red Bull hingga Musim 2026

Sebarkan artikel ini
Max Verstappen

DOMINASI Max Verstappen di ajang Formula 1 masih akan berlanjut bersama Red Bull Racing. Kepastian ini diumumkan langsung oleh penasihat tim, Helmut Marko, usai balapan Grand Prix Belgia yang berlangsung akhir pekan lalu.

Dilansir dari Crash, Rabu (30/7), Marko menyebut bahwa sang juara dunia empat kali telah mengonfirmasi komitmennya untuk tetap bersama Red Bull hingga musim 2026, menepis semua spekulasi yang mengaitkannya dengan tim rival, terutama Mercedes.

“Verstappen tetap di Red Bull. Komitmennya tidak berubah,” ujar Marko, singkat namun tegas.

Keputusan ini sekaligus memastikan Verstappen akan memasuki musim ke-11 berturut-turut bersama tim yang bermarkas di Milton Keynes tersebut—sebuah angka yang mencerminkan stabi­litas dan loyalitas luar biasa dalam du­nia F1 yang sangat dinamis.

Sebelumnya, spekulasi mengenai masa depan Verstappen mencuat setelah performa Red Bull sempat menurun di paruh pertama musim 2025. Selain itu, kabar bahwa Mercedes tertarik memboyongnya makin memanaskan bursa pembalap.

Namun, meski kontrak Verstappen memuat klausul keluar pada musim 2025, klausul tersebut hanya dapat diaktifkan jika ia tidak berada di tiga besar klasemen setelah Grand Prix Hungaria. Saat ini, Verstappen justru memuncaki klasemen dengan keunggulan 28 poin atas George Russell, menjadikannya tetap aman di posisi teratas.

Di sisi lain, bos Mercedes Toto Wolff secara tersirat menutup pintu bagi Verstappen. Ia mengindikasikan bahwa Mercedes akan mempertahankan duet George Russell dan Kimi Antonelli untuk musim 2026. Dengan kursi di tim papan atas lainnya juga sudah terisi, peluang bagi Verstappen untuk hengkang menjadi semakin kecil.

“Red Bull masih merupakan tempat terbaik bagi Verstappen, terutama de­ngan era regulasi baru yang akan dimulai pada 2026,” tulis laporan Crash. Dalam konteks ini, mempertahankan Verstappen menjadi langkah strategis bagi Red Bull guna menghadapi tanta­ngan teknis yang besar dalam dua musim mendatang.

Dengan masa depannya kini kian jelas, fokus Verstappen dan tim Red Bull akan tertuju pada adaptasi terhadap regulasi anyar serta strategi mempertahankan dominasinya di grid Formula 1. (*/rom)