PADANG, METRO–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau Padangpariaman mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Minggu (16/2) sampai Selasa (18/2). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem.
Dalam rilisnya, BMKG mengungkapkan potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sumbar.
BMKG menerangkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, seperti Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pariaman, Pasaman, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat pada siang hingga sore hari.
Menanggapi rilis BMKG tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Kami mengingatkan warga Kota Padang untuk selalu berhati-hati, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Jika terjadi hujan lebat dalam waktu lama, segera mengamankan diri ke tempat yang lebih aman,” ujar Hendri Zulviton, Senin (17/2).
Ia juga mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan deras disertai petir dan angin kencang.
“Kami juga mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat melintas di jalan yang rawan pohon tumbang serta menghindari daerah pesisir saat gelombang tinggi,” tambahnya.
Dijelaskannya, sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi darurat, BPBD Kota Padang siap siaga dengan tim respon cepat. Masyarakat juga diharapkan dapat segera melaporkan kejadian darurat ke BPBD melalui kanal resmi yang tersedia.
Informasi terkini terkait prakiraan cuaca dapat diakses melalui situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id.
Pohon Tumbang
Sementara itu, pohon tumbang mengganggu akses jalan perumahan dan menimpa rumah warga di Jalan Komplek Depkes Blok C, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh. Kejadian ini terjadi pada Minggu (16/2) sekitar pukul 14.45 WIB akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Jenis pohon yang tumbang adalah pohon kedondong dengan panjang sekitar 30 meter dan diameter sekitar 50 cm. Pohon tersebut roboh dan menyebabkan gangguan akses jalan serta menimpa salah satu rumah warga.
Menindaklanjuti kejadian ini, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang, yang langsung dikomandoi oleh Kalaksa dan Kabid KL, segera turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan evakuasi pohon tumbang. Pengerjaan pembersihan dilakukan dengan dukungan dari PLN guna memastikan keamanan jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang, kondisi terakhir di lokasi kejadian telah kembali normal setelah tim berhasil menyingkirkan pohon yang tumbang.
BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kejadian serupa, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (brm)






