PAYAKUMBUH/50 KOTA

Terlena dan Terjebak Hanya Membangun Fisik, Tidak Diimbangi Pembangunan Jiwa 

0
×

Terlena dan Terjebak Hanya Membangun Fisik, Tidak Diimbangi Pembangunan Jiwa 

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN— Pj Wako Payakumbuh Jasman saat pembukaan Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Payakumbuh Utara, Jumat (2/2).

POLIKO, METRO-Niniak Mamak dan Bundo Kandung memiliki pe­ranan penting dalam membantu Pemerintah Daerah melahirkan usulan dalam merencana pembangunan di Kota Payakumbuh. Hal itu disampaikan Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman saat pem­bukaan Musya­rawah Rencana Pemba­ngunan (Musrenbang) di Kecamatan Payakumbuh U­tara, Jumat (2/2).

“Selama ini kita semua telah terlena dan terjebak, hanya melihat suksesnya pembangunan dari pembangunan fisik semata. Kalau ini tidak diimbangi dengan pembangunan jiwanya mau jadi apa ne­geri kita ini dimasa yang akan datang,” kata Pj. Wako Jasman.

Jasman menyebut, untuk pembangunan mental dan karakter ini, peran nininiak mamak dan bundo kanduang sangat diperlukan sekali. Makanya pembangunan itu tidak hanya sekedar untuk fisik semata, mental juga perlu.

“Mengapa demikian, karena diera perkemba­ngan teknologi 4.0 saat ini, pembinaan mental itu sangat diperlukan apalagi untuk generasi muda kita. Mau dibawa kemana daerah kita ini nanti kalau tidak dilakukan pembinaan dari sekarang,” ucapnya.

Namun, Jasman mengharapkan, untuk porsi pem­berdayaan ini bisa ditingkatkan, karena de­ngan jiwa serta mental yang kuat dan sehat apa­pun bisa diwujudkan untuk kemajuan pembanguan daerah di Payakumbuh ini.

“Makanya kami meminta supaya program-program pemberdayaan, pe­ningkatan kapasitas  ,ke­agamaan dan pemberdayaan lainnya harus le­bih diperbanyak lagi,” tu­kuknya.

Ia menjelaskan, agar sukses dalam merenca­nakan pembangunan disuatu daerah, sebelumnya harus melihat dan meng­kaji karakter suatu daerah. Apa yang menonjol di daerah itu, seperti kelurahan A lebih menonjol tentang pertaniannya, kelurahan B di sektor UMKM nya, maka porsi usulan untuk sektor itu harus ditinggikan. “Musrenbang itu harus berangkat dari data, kalau memang disini lebih banyak dari sektor pertaniaannya maka harus kesitu kita arahkan, kalau tidak bagaimana daerah itu akan maju,” tutupnya.

Sementara itu Camat Payakumbuh Utara Jhonny Parlin berharap kepada seluruh masyarakat agar usulan pada musrenbang tahun 2025 jangan hanya untuk fisik semata tapi harus diimbangi juga dengan pemberdayaan juga, karena ini juga sangat penting. “Saat ini kita akan memfinalkan 5 usulan prioritas dari masing-masing kelurahan, semoga ini nanti akan membawa kemajuan untuk da­erah kita,” katanya.

Selain itu dia juga me­ngimbau kepada masya­rakat agar menyalurkan hak pilihnya pada pegelaran pesta demokrasi yang hanya tinggal menghitung hari. “Jangan lupa bapak ibu semuanya, tinggal 12 hari lagi kita akan meng­hadapi pesta demokrasi jangan lupa salurkan hak pilihnya. Pilihan kita boleh berbeda tapi tujuan kita sama yaitu menciptakan kedamaian dan kemajuan pembangun untuk  nagari kita,” pungkasnya.

Musrenbang di Kecamatan Payakumbuh Utara itu juga dihadiri Wakil Ke­tua DPRD Kota Payakumbuh, Armen Faindal, anggota DPRD Kota Payakumbuh, seluruh kepala OPD, Forkopimca Latina, lurah, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, perwakilan pemuda serta tamu undangan lainnya. (uus)