METRO PESISIR

Percepat Turunkan Stunting, PKK Siap Turun Membantu Aksi Konvergensi

0
×

Percepat Turunkan Stunting, PKK Siap Turun Membantu Aksi Konvergensi

Sebarkan artikel ini
BERSAMA— Ketua TP PKK Yusrita Suhatri Bur bersama Kepala Perwakilan Wilayah BKKBN Sumatera Barat Fatmawati, Direktur RSUD Padangpariaman dr. Jasneli, saat acara advokasi dan percepatan penurun stunting di Lubukalung.

PDG. PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kabupaten Padangpariaman berikan advokasi dan KIE percepatan penurunan stunting kepada perangkat daerah dan lembaga terkait, Camat dan kader PKB se Ka­bupaten Padangpariaman. Dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan Wilayah BKKBN Provinsi Sumatera Barat Fatmawati, kemarin,  di Minang Jaya Hotel Lubuk Alung Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Pa­dangpariaman.

Ikut hadir dalam ke­sempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Padangpariaman Yusrita Suhatri Bur, Ketua Baznas Rahmat Tuanku Sulaiman, dan Di­rektur RSUD Padangpariaman dr. Jasneli, serta jajaran TPPS Padangpariaman.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati me­nyampaikan sangat ber­harap banyak kepada TPPS Padangpariaman. Hal ini katanya, untuk me­nunjang pencapaian agar target penurunan stunting di Su­matera Barat bisa sesuai dengan target nasio­nal.  “Padangpariaman dipandang sebagai daerah yang cukup baik dalam upaya penanganan stunting, semoga dapat menjadi mo­del dalam pencegahan stunting ini,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Ke­tua TPPS Kabupaten Pa­dangpariaman Yusrita Suhatri Bur menyatakan, sa­ngat mendukung percepatan penurunan stunting. Dia menyampaikan, dirinya dan seluruh kader PKK siap turun membantu da­lam aksi konvergensi ini.  “TP PKK siap menjadi yang terdepan dalam aksi konvergensi ini, berharap agar angka stunting dapat diturunkan,” kata­nya.

Menurutnya, diperlukan koordinasi di semuan instansi terkait, untuk ke­terpaduan, singkronisasi, dan sinergitas program. Dia berharap, setelah rakor ini menjadi langkah awal komitmen bersama, untuk Padangpariaman bebas stunting di tahun 2024.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, semoga kita semakin solid dalam mewujudkan Padangpariaman bebas stunting,” tuturnya.

Kemudian rapat Koordinasi Tim Percepatan Pe­nurunan Stunting (TPPS) yang diprakarsai DPPKB Padangpariaman tersebut, dilanjutkan dengan diskusi. Menghadirkan narasumber tim pakar dari Provinsi Sumatera Barat.

Tampak hadir para ahli dan akademisi dari Universitas Negeri Padang Prof. Indang Dewata, Prof. Nur­hasan Syah, dan Prof. Eri Barlian. Kelancaran berjalannya diskusi dipandu oleh seorang moderator Iswandi.(efa)