AGAM/BUKITTINGGI

Pengukuhan Tuangku Bukan Akhir Perjuangan Menimba Ilmu Agama

0
×

Pengukuhan Tuangku Bukan Akhir Perjuangan Menimba Ilmu Agama

Sebarkan artikel ini
PENGUKUHAN— Bupati Suhatri Bur menghadiri perayaan pengukuhan gelar Tuangku/Ustazah lulusan Aliyah dan Tsanawiyah Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan di Komplek Darussalam Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan.

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menghadiri sekaligus mengucapkan selamat dalam pe­rayaan pengukuhan gelar Tuangku/Ustazah lulusan Aliyah dan Tsanawiyah Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan di Komplek Darussalam Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan, Nagari Pakandangan, Kecamatan Anam Lingkung.

Suhatri Bur menyatakan saat ini pondok pesantren menempati posisi yang sangat strategis, karena pemerintah memberikan perhatian penuh dan fokus kepada pondok pesantren. Ia juga mengucapkan selamat kepada para tuangku dan ustad­zah yang diku­kuh­kan, semoga dapat me­ngem­bang­kan dan menyebarkan il­mu yang diperoleh selama belajar di pondok pesantren.

“Pengukuhan gelar hari ini bukanlah akhir dari perjuangan menimba ilmu a­gama, melainkan awal untuk lebih memperdalam lagi pengetahuan dan ilmu agamanya di manapun berada. Selanjutnya me­nyam­paikan ilmu yang diterima akan disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat dalam menegakkan dan mensyiarkan agama Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah,” kata Bupati Suhatri Bur.

Dia menambahkan, Pem­kab Padangpariaman memfokuskan pembangunan sumber daya manusia melalui bantuan pe­ngembangan pondok pesantren serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Diketahui, Pondok Pesantren Nurul Yaqin didirikan Syekh H. Ali Imran Hasan (almarhum) di Korong Ringan-Ringan Nagari Pakandangan hingga kini  telah tersebar di berbagai nagari dan di dalam dan di luar Padangpariaman. “Semoga Pondok Pesantren ini semakin berkembang da­lam mengembangan agama islam di seluruh Pa­dang­pariaman maupun luar kabupaten. Pemkab Padangpariaman selalu mendukung pengemba­ngan pondok pesatren ini. Apalagi Padangpariaman terkenal dengan seribu pondok pesantren,” tandasnya. (efa)