SOLOK/SOLSEL

Diproduksi Dinas Pangan Kota Solok, Warga sudah Banyak Beli Sayur Hidroponik

0
×

Diproduksi Dinas Pangan Kota Solok, Warga sudah Banyak Beli Sayur Hidroponik

Sebarkan artikel ini
BUDIDAYA HIDROPONIK— Tanaman hidroponik yang terus dikembangkan oleh pihak Dinas Pangan Kota Solok saat ini sudah mulai banyak disukai warga.

SOLOK, METRO–Kepala Dinas Pangan Kota Solok, Ade Kurniati, menyampaikan bahwa saat ini masyarakat sudah sangat antusias membeli sayuran hidroponik.  “Se­tidaknya dengan adanya sayur hidroponik ini ma­syarakat di lingkungan Pemerintah Kota Solok sangat antusias ingin mem­beli sayuran yang di­produksi oleh Dinas Pangan,” ungkap Ade Kurniati.

Untuk itu, lanjut Ade Kurniati, demi meningkatkan kebutuhan masyara­kat untuk mengkonsumsi sayuran, Dinas Pangan Kota Solok akan tetap meningkatkan produksinya. Menurutnya tanaman sa­yu­ran hidroponik yang di panen kali ini yaitu sayur pakcoy dengan jumlah 4,5 Kg.

Hasil panen dikemas rapi menggunakan plastik sayuran dan memakai label produksi. Sayur hasil panen tersebut dipasarkan ke instansi lingkup Pemerintah Balai Kota Solok dengan harga jual seharga Rp. 5.000,-/bungkus, dengan berat sayur satu bungkusnya yaitu 250 Gram.

Baca Juga  Kota Solok Targetkan Raih KLA Prediket Madya

Lebih jauh dijelaskan Ade Kurniati, bahwa Hidroponik ini merupakan cara budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanam. Budidaya tanaman hidroponik ini banyak dipilih karena memiliki beberapa keuntungan seperti, berbagai macam khasiat untuk kesehatan tubuh.

“Jaminan keberhasilan tanaman tumbuh dan berproduksi dengan maksimal, perawatan yang praktis, metode kerja lebih hemat, produktivitas tanaman lebih baik, dan harga jual tanaman hidroponik lebih tinggi,” jelasnya.

Hal ini kata Ade Kurniati, diharapkan dapat mendorong para pegawai di lingkup Kantor Wali Kota Solok dan masyarakat sekitar untuk turut serta dalam menanam tanaman pangan di pekarangan rumah, sehingga tujuan program ini dapat tercapai dalam mengkonsumsi sayuran yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA

“Teknik menanam yang satu ini menggunakan media tanam air, tanaman hidroponik juga tidak membutuhkan banyak air, tidak perlu melakukan penyiraman seperti tanaman yang ditanam pada media ta­nah,” tambahnya.

Baca Juga  Sentuhan Kemanusiaan, Kapolres Solsel Kunjungi Lansia di KPGD

Teknik penanaman hidroponik merupakan teknik bercocok tanam yang ramah lingkungan. Sayuran yang ditanam dengan hidroponik lebih sehat serta aman dikonsumsi.

Sebagian orang mungkin masih sangat asing dengan tanaman hidroponik. Namun sebenarnya sudah banyak orang yang menggunakan metode penanaman tanaman yang satu ini.

Perkembangan metode penanaman yang satu ini memang tidak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Beberapa orang ma­sih ragu untuk menerapkannya karena khawatir mengenai kuantitas hasil panennya.  “Namun sebenarnya ha­sil panen dari teknik me­nanam hidroponik memiliki kualitas dan kuantitas yang baik,” kata Ade Kurniati. (vko)