PADANG, METRO–Tragis. Tiga bocah kakak beradik yang masih berusia di bawah lima tahun (balita) ditemukan tewas akibat tenggelam di kali atau saluran air dekat rumahnya di Kelurahan Ranah Rumbio Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Selasa (9/8) sekitar pukul 14.00 WIB.
Sontak saja, penemuan mayat tiga bocah mengambang di kali itu membuat warga setempat geger dan langsung berkerumun di lokasi. Saat ditemukan, dua korban sudah dipastikan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan.
Sedangkan satu korban yang dikira masih bernafas langsung dilarikan ke RST Reksodiwiryo Padang untuk mencek kondisinya, Namun, setelah diperiksa oleh tim dokter, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Jenazah korban pun kemudian dibawa ke rumah menyusul dua saudaranya.
Ketiga bocah yang tewas itu diketahui bernama Rahma Mai Putri (4), Rahmi Mai Putri (4) yang merupakan saudara kembar dan Romi Ichsan (2) merupakan adik dari si kembar. Kepergian ketiga korban ini pun membuat keluarga yang ditinggal merasakan kesedihan yang amat mendalam.
Jenazah ketiganya pun disemayamkan di ruang tengah rumah dengan posisi berjejer. Ibu dan ayahnya tak kuasa menahan tangis. Warga maupun sanak saudara silih berganti bedatangan ke rumah korban untuk melayat dan menyampaikan duka mendalam lantaran orang tua malang itu kehilangan tiga anaknya sekaligus.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, ketiga korban ini awalnya pergi mandi-mandi di kali pada pagi hari. Namun saat menjelang siang, ketiganya tidak kunjung pulang hingga dilakukan pencarian oleh pihak keluarga bersama sejumlah warga, hingga akhirnya ditemukan tewas mengambang sekitar pukul 14.00 WIB.
“Tenggelam di saluran air di dekat rumah. Awalnya ia hilang dari rumah sejak pagi dan tidak ditemukan,” kata Zulkifli selaku pihak keluarga yang ditemui sejumlah wartawan di rumah duka.
Dikatakan oleh Zulkifli, orang tua korban bekerja sebagai sopir dan ibu rumah tangga. “Ketiga korban ini berstatus saudara kandung bahkan dua anak perempuan merupakan saudara kembar. Ketiganya ditemukan dalam kondisi mengambang di dalam kali oleh warga yang sudah melakukan pencarian dari siang tadi,”katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Padang, Basril mengatakan, tiga balita itu merupakan kakak beradik. Dua orang di antaranya kembar.
“Kita mendapatkan laporan adanya penemuan ketiga korban tersebut dan anggota BPBD Kota Padang langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan,” ujar Basril.
Dikatakan oleh Basril, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh orang tua korban saat mengetahui ketiga anaknya tidak berada di rumah sekitar pukul 08.00 WIB. Orang tua korban pun menduga ketiga anaknya tersebut mandi-mandi di kali dekat rel kereta yang berada tidak jauh dari rumahnya.
“Sekitar pukul 08.00 WIB, korban tidak ada di rumah. Diduga korban mandi-mandi di kali dekat rel kereta api. Atas kejadian tersebut, orang tua korban lalu melakukan pencarian dan menemukan pakaian anak-anak mereka di dekat kali tersebut,”terang Basril.
Atas temuan pakaian korban tersebut, warga bersama orang tua korban kemudian berinisiatif melakukan pencarian hingga berhasil ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia oleh orang tua dan warga.
“Selanjutnya ketiga korban di bawa ke rumahnya untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Proses pencarian terhadap korban dihentikan karena sudah ditemukan,” tutupnya.
Sementara Camat Padang Selatan Jasman mengatakan, orang tua korban yang kehilangan anaknya sempat melapor kepada kepolisian untuk membantu pencarian.
“Dari informasi yang kita dapat anak ini pergi bermain ke luar rumah namun tidak kunjung pulang. Orang tua yang mengetahui hal ini langsung mencari anak-anaknya namun tidak menemukan,” ungkap Jasman.
Menurut Jasman, diketahuinya keberadaan korban, lantaran ada warga yang menemukan pakaian anak dan memberi tahu kepada orang tua dan langsung menuju lokasi yang diduga tempat anak tersebut. Akhirnya ketiganya ditemukan dan korban anak yang paling kecil dibawa ke Rumah Sakit Tentara (RST) Reksodiwiryo Kota Padang untuk memastikan kondisinya sementara dua korban lainnya langsung dibawa ke rumah duka.
“Sejauh ini ketiga anak tersebut informasinya memang meninggal akibat tenggelam namun nanti itu kewenangan polisi menetapkan penyebab meninggalnya ketiga anak tersebut,” pungkas Jasman. (rom)






