PAYAKUMBUH/50 KOTA

Bupati Bertemu Wamendag RI, Bicarakan Revitalisasi dan Digitalisasi Pasar Rakyat

0
×

Bupati Bertemu Wamendag RI, Bicarakan Revitalisasi dan Digitalisasi Pasar Rakyat

Sebarkan artikel ini
BERTEMU WAMENDAG—Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo bertemu Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga di ruang kerja Wamendag, Gedung Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Jakarta, Senin (30/5).

LIMAPULUH KOTA, METRO–Pasar rakyat merupakan bagian penting dan sumber perekonomian ma­­­sya­rakat. Ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia pedagang dihadapkan dengan situasi yang membuat masing-masing individu untuk dapat beradaptasi dan bertahan.  Hal itu menjadi diskusi Bupati Limapuluh Ko­ta Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dengan Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga di ruang kerja Wamendag, Gedung Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Jakarta, Senin (30/5).

Disampaikan Safaruddin, pasar tradisional di Kabupaten Limapuluh Kota pada masa Covid 19 mengalami stigmatisasi terha­dap aktivitas yang dilakukan di pasar rakyat. Sehingga terjadinya minat belanja masyarakat yang menurun dan berdampak kepada meruginya para pedagang. Ia juga mengungkapkan tantangan digitalisasi juga menjadi hal yang tidak bisa dielakan pada masa itu. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota ber­keinginan, berkerjasama dengan kementerian terkait dan akan berproses untuk melakukan adaptasi inovasi, sekaligus tantangan mem­bentuk pasar tradisional dengan sentuhan digitalisasi.

“Sejalan dengan program Kementerian Perdagangan dan demi keberlangsungan ekonomi yang baik untuk masyarakat, ini perlu kita lakukan sekaligus menjawab tantangan era digitalisasi yang terus berjalan kencang di tengah-tengah masyarakat. Pasar Da­ngung-Dangung akan kita upayakan untuk itu,” kata Safaruddin di dampingi Kepala Dinas Koperasi, perdagangan dan UKM Kabupaten Limapuluh Kota Ayu Mitria Fadri, S.Si, M.M.Pd.

Menjawab apa yang disapaikan bupati, Wamendag Jerry Sambuaga mengatakan bahwa pemerintah telah memberikan atensi lebih terhadap pasar rakyat dan pedagang pasar rakyat guna menjaga pertumbuhan ekonomi nasional selama pandemi Covid-19.

Lanjut menurut Jerry, Kementerian Perdagangan mendorong para pe­da­gang dan pengelola pa­sar rakyat untuk melakukan digitalisasi pasar. Ca­ra­nya dengan melakukan transaksi secara daring, melalui platform media sosial, marketplace, maupun transaksi secara nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Dalam kesempatan itu Jerry menyapaikan keinginannya turun langsung ke Kabupaten Limapuluh Kota untuk meninjau langsung aktivitas pasar dan seluruh fasilitas yang ada pada pasar rakyat yang akan menuju digitaisasi.”Dalam waktu dekat pak bupati, saya akan datang ke Kabupaten Limapuluh Kota untuk mengadvokasi pasar rakyat digital,” ungkap Wamendag Jerry Sambuaga.

Ia menambahkan, da­lam kesempatan yang ada. Dirinya juga ingin melakukan program pemberda­yaan sumberdaya manusia kepada para pedagang dan UMKM yag ada di Ka­bu­paten­ Limapuluh Kota. “Selain pemberdayaan sumber daya manusia, pembangu­nan atau revitalisasi pasar yang terdigitalisasi di seluruh provinsi hingga pelosok In­donesia adalah salah satu prioritas utama Ke­men­­terian Perdagangan. Kabupaten Limapuluh kota sudah kita catat dalam agenda kerja,” tutup Jerry. (uus)