BERITA UTAMA

Diserang Kabar Hoaks Covid-19, SJS Plaza Padang Melapor ke Polisi

0
×

Diserang Kabar Hoaks Covid-19, SJS Plaza Padang Melapor ke Polisi

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO
Pusat perbelanjaan Plaza SJS Padang melaporkan dua kasus penyebaran pesan berantai hoaks (berita bohong) terkait virus corona (Covid-19) ke Polresta Padang. Pasalnya, dalam pesan hoaks yang beredar tersebut, menyeret nama Plaza SJS sehinga merugikan dan meresahkan.

“Dalam dua pekan terakhir ada dua kasus penyebaran hoaks terkait Virus corona yang menyeret nama plaza SJS, kami telah membuat laporan polisi karena situasinya sudah meresahkan,” kata penasehat hukum Plaza SJS Yohannas Permana Cs, saat memberikan keterangan pers di Padang, Minggu.

Yohannas menceritakan, kasus hoaks yang pertama berupa pesan berantai Whatsapp yang menyebutkan ada pegawai Plaza SJS yang positif terinfeksi Covid-19.

“Padahal faktanya tidak ada pegawai kami yang dinyatakan positif oleh pihak terkait secara resmi, yang pastinya harus didahului oleh pemeriksaan secara medis,” katanya.

Sedangkan kasus kedua juga disebar melalui pesan Whatsapp yang menyebutkan ada anggota keluarga pengusaha rumah makan di Padang, yaitu Lamun Ombak yang meninggal karena Covid-19. Namun dalam pesan tersebut dicatut nama Manajer SJS Plaza Beta Melinda sebagai pemberi informasi awal.

“Untuk masalah ini kami telah menghubungi Lamun Ombak untuk mengklarifikasi bukan manajer SJS yang membuat, dan saat itu mereka (Lamun Ombak red) juga mengatakan tidak ada anggota keluarganya yang meninggal,” jelas Yohannas.

Beredarnya kabar hoaks tersebut selain telah membuat resah juga berdampak pada aspek bisnis yang berjalan di SJS Plaza. Pihaknya telah membuat dua laporan yaitu pertama dengan nomor STTP/95/IV/2020 tertanggal 20 April, kemudian laporan bernomor STTP/99/IV/2020/Reskrim tertanggal 30 April.

“Kami menyerahkan kasus ini ke Polresta Padang untuk mengusut siapa pelaku, apa motif, dan menindaknya secara hukum,” jelasnya.

Pihaknya Plaza SJS mengaku sangat menyayangkan adanya hoaks yang beredar dan membuat membuat gaduh tersebut.

“Harusnya di kondisi pandemi saat ini kita sama-sama menjaga kondusifitas daerah, bukan malah membuat gaduh dengan informasi hoaks,” ujar Yohannas.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, pihaknya memang telah menerima laporan tentang penyebaran hoaks yang dilaporkan oleh pihak Plaza SJS

“Untuk sementara, laporan itu sedang kami pelajari dan kami dalami, yang jelas ada masyarakat yang melapor langsung kami respon, kasus ini masih dalam penyelidikan kita,”ungkapnya. (rgr)