SOLOK/SOLSEL

Penyusunan RKPD harus Sesuai Rencana

0
×

Penyusunan RKPD harus Sesuai Rencana

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO
Bupati Solok Gusmal menegaskan, penyusunan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Solok.

Selian itu ditegaskan, jangan  menganggap RKPD sebagai agenda rutin tahunan. Dikatakan, dari RPJMD setidaknya dapat melihat pentingnya kondisi pembangunan daerah dan ekonomi masyarakat yang tersusun secara sistematis dan terintegrasi secara baik dengan OPD.

RKPD telah disusun setiap tahunnya dan dilaksanakan penilaian RKPD di setiap Kabupaten/Kota. Namun sampai saat ini Kabupaten Solok belum pernah mendapat nominasi ataupun nilai terbaik.

“Untuk itu kita cari bagaimana caranya untuk mendapatkan nominasi tersebut dan mendapatkan nilai terbaik,” kata Gusmal.

Ia mengatakan, yang terpenting dalam penyusunan RKPD adalah hasil evaluasi RKPD tahun sebelumnya, realisasi APBD atau program dan kegiatan tahun berjalan, sehingga bisa dibuat rancangan RKPD tahun berikutnya sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah dan strategi dan kebijakan daerah.

Ia menegaskan agar program dan kegiatan yang tertuang dalam RKPD, tidak di copy paste dari tahun ketahun, agar terlihat perubahan dalam penyusunan rancangan RKPD tersebut. semua program, juga harus diperhatikan dengan baik.

“Jangan diserahkan kepada bagian program sebelum menyusunnya bersama-sama dengan sekretaris, kabid, serta juga harus menerima saran baik dari tokoh agama dan masyarakat, juga dari para akademisi untuk menjadi acuan. Copy paste ini sangat rawan, karena banyak yang menganggap RKPD hanya agenda tahunan saja,” sebut Gusmal.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok Jon Firman Pandu menyebut dengan melihat keterbatasan Sumber Daya Alam ataupun Sumber Daya lain yang dapat didorong menjadi sumber pembiayaan pembangunan, Pemkab Solok agar terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah serta mengakses sumber-sumber pendapatan lain, baik dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Menurutnya, Pemkab Solok harus betul-betul memprioritaskan program-program yang betul-betul mendukung pencapaian Visi dan Misi, serta di sisi lain menghentikan program-program yang tidak prioritas. Serta setiap perencanaan daerah, harus terintegrasi dengan e-planning. Program kegiatan yang dibuat harus mempunyai azas manfaat dan mengacu pada pencapaian tujuan RPJMD. Sehingga visi, misi, program prioritas dan kegiatan yang sudah ditetapkan dalam RPJMD 2016-2021 dapat terealisasi.

Ia mengingatkan setiap dinas melaksanakan semua program kerja penuh tanggung jawab, bersungguh sungguh dengan memegang prinsip kehati-hatian. Termasuk transparansi dan akuntabilitas agar setiap keberhasilan dalam melaksanakan program dapat diukur dan secara administrasi dan dipertanggungjawabkan.

“Saya harap target dan visi misi dari bupati solok dalam pembangunan dikabupaten solok dapat tercapai dengan sisa waktu yang sudah sedikit, dan yang terpenting program dan kegiatan pembangunan yang direncanakan untuk tahun 2021 benar-benar yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Jon. (vko)