JUANDA, METRO – Insiden mati lampu sempat terjadi saat rapat pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kota Padang hasil pemilu 2019 di Pangeran Beach Hotel, Jumat (10/8). Mati lampu ini terjadi saat salah seorang anggota KPU sedang membacakan daftar calon DPRD terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) Padang 1.
Insiden mati lampu ini terjadi hanya beberapa detik. Namun rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra tersebut sempat terhenti sekitar tiga menit.
Dalam rapat pleno tersebut, KPU menyatakan ada sembilan partai politik yang memperoleh kursi DPRD Padang periode 2019-2014. Yaitu Gerindra dengan 11 kursi, PKS (9), PAN (7), Demokrat (6), PDI Perjuangan (3), Golkar (3), PPP (3), Berkarya (2) dan Nasdem (1). Sedangkan parpol yang tidak berhasil meloloskan wakil rakyat ke gedung bundar Sawahan yaitu, PKB, Garuda, Perindo, PSI, Hanura, PBB dan PKPI.
Selain itu, KPU juga menetapkan 45 daftar calon anggota DPRD terpilih. Yaitu, untuk daerah pemilihan (dapil) Padang 1, Delma Putra dari Gerindara dengan perolehan suara 4.186, Manufer Putra Firdaus (Gerindra/1.786), Wismar Panjaitan (PDIP/1.654), Jumadi (Golkar/1.280), Muharlion (PKS/8.598), Pun Ardi (PKS/3.110), Andi Wijaya Kusuma (PKS/1.636), Yuhilda Darwis (PPP/1.945), Rustam Efendi (PAN/1.946) dan Mukhlis (Demokrat/2.990).
Dapil Padang II, Syafrial Kani (Gerindra/7.091), Donal Ardi (Gerindra/4.218), Muzni Zen (Gerindra/2.338), Zulhardi Z Latif (Golkar/1.909), Zalmadi (Berkarya/1.681), Ja’far (PKS/2.283), Rafdi (PKS/2.215), Dasman (PPP/1.755), Yandri (PAN/3.046), Salisma (Demokrat/1.492).
Dapil Padang III, Elly Thrisyanti (Gerindra/4.162), Dewi Susanti (Gerindra/3.602), Amran Tono (Gerindra/3.564), Miswar Jambak (Golkar/1.553), Edmon (PKS/2.376), Muhkriwan (PPP/1.136), Jufri (PAN/2.960), Asrizal (PAN/2.689), Surya Jufri (Demokrat/2.955), Nila Kartika (Demokrat/2.045).
Dapil Padang IV, Boby Rustam (Gerindra/2.057), Meilasa Waruwu (PDIP/1.318), Helmi Moesim (Berkarya/2.934), Muhidi (PKS/4.589), Amril Amin (PAN/5.825), Irawati Meuraksa (PAN/3.664), dan Ilham Maulana (Demokrat/3.634).
Sedangkan Dapil Padang 5, Mastilizal Aye (Gerindra/4.964), Budi S (Gerindra/1.811), Iswanto Kwara (PDIP/2.724), Osman Ayub (Nasdem/1.501), Arnedi Yarmen (PKS/3.523), Djunaidi Hendry (PKS/3.162), Faisal Nasir (PAN/5.096), dan Azwar Siry (Demokrat/1.319).
Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra mengatakan, usai rapat pleno ini, pihaknya berencana akan bertemu dengan Wali Kota Padang untuk menyerahkan hasil rapat pleno untuk diteruskan ke gubernur guna dibuatkan SK-nya.
“Diharapkan nanti, anggota DPRD terpilih ini bisa dilantik sesegera mungkin untuk bisa mengisi kekosongan di DPRD Padang yang sudah terjadi beberapa hari,” ujar Riki.
Riki menjelaskan, KPU baru bisa melakukan penetapan rapat pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kota Padang pada Jumat (9/8) ini dikarenakan baru menerima surat perintah melaksanakan pleno dari KPU RI, Kamis magrib (8/8).
Asisten 1 Pemko Padang, Edi Hasymi mengungkapkan, sesuai dengan tahapannya, setelah penetapan KPU, nanti hasilnya akan diserahkan ke gubernur untuk ditetapkan SK-nya melalui wako.
“Kami menunggu surat dari KPU ini, nanti akan diproses dan dilengkapi persyaratannya. Kemudian tunggu SK Gubernur, baru kita buat acara pelantikannya,” tukas Edi.
Dalam rapat pleno ini, tampak hadir para anggota DPRD Kota Padang terpilih. Selain itu, juga ada ketua parpol, Pemko Padang dan Bawaslu Kota Padang. Di akhir acara, dilakukan penandatangan berita acara penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kota Padang hasil pemilu 2019 yang dilakukan oleh KPU Kota Padang dan parpol. (uki)





