PASAR RAYA, METRO – Memasuki akhir bulan Juni, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat. Nilai tukar di money changer PT Murni Valas Abadi yang bertempat di Pasar Raya Barat III No 16 C, Padang, Minggu (30/6) kisaran harga Rp 14.150 (beli).
Karyawan PT Murni Valas Abadi, Septian Aldi mengatakan kondisi rupiah agak menurun dibandingkan sebelumnya. Penurunan ini, kata Aldi, terjadi sekitar seminggu yang lalu.
“Masih sekitar Rp14.300, sedangkan untuk harga jual kini menyentuh harga Rp14.100,” jelas Aldi, Minggu (30/6).
Menurut penuturan Aldi, setelah lebaran warga lebih banyak menukarkan mata uang ringgit dibandingkan dengan dolar. Banyak yang jalan-jalan ke luar negeri, mungkin disebabkan karena tiket ke Malaysia juga lebih murah dibandingkan wisata ke dalam negri.
“Harga ringgit Rp3.480 (jual) dan Rp3.350 (beli). Itu harga standar masih dalam kondisi stabil,” jelas Aldi.
Warga yang menukarkan mata uang dolar, kata Aldi, kebanyakan berasal dari pekerja, buruh dan nelayan. Sedangkan hinggi kini masih sedikit yang menukarkan mata uang riyal. “Padahal sudah mulai masuk musim haji,” sambung Aldi.
Menurut Aldi, biasanya para calon jamaah haji tersebut kebanyakan menukarkan mata uang riyal dalam nominal yang kecil.
Pasalnya meskipun di tanah suci ada tempat penukaran uang, mereka jarang menyediakan uang dalam nominal yang kecil.
“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, masyarakat yang ingin naik haji kebanyakan menukar uang pecahan satu, lima, 10 rial. Sekarang masih sepi, kalau jumlah tukarnya beragam, ada yang menukar banyak ada juga yang sedikit, sesuai kebutuhan mereka masing-masing,” tukasnya. (mil)





