PADANG, METRO—Nasib tragis dialami seorang pria lanjut usia (lansia) saat hendak keluar dari rumahnya menggunakan sepeda motor di kawasan Bukit Lampu, RT01/RW 02, Jalan Padang–Painan, Kelurahan Labuhan Tarok, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.
Pasalnya, pada Selasa pagi (3/2), lansia bernama Masril (64) ini meninggal dunia akibat tertimpa truk boks bermuatan makanan ringan yang hilang kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi. Truk boks itu tersandar ke tebing jalan dan terprosok ke selokan bersama sepeda motor yang dikendarai korban.
Warga setempat yang melihat kejadian itu langsung berusaha memberikan pertolongan kepada korban yang terjepit di bawah truk boks. Namun karena besarnya kendaraan yang menimpa korban, membuat warga tidak bisa berbuat banyak. Warga kemudian meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.
Tak berselang lama, petugas Damkar datang untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Proses mengeluarkan korban yang terjepit truk boks memakan waktu yang lumayan lama. Akses jalan Padang-Painan pun sempat lumpuh selama proses evakausi berlangsung.
Istri korban terlihat terduduk lemas di atas aspal menangis histeris melihat suaminya yang terjepit tak bernyawa di bawah truk boks. Namun, keluarga korban pun berusaha menenangkan sang istri. Setelah berhasil dikeluarkan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil ambulans. Sementara itu, istri ko
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 09.01 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, kecelakaan bermula ketika truk boks bernomor polisi B 9604 SXU melaju dari arah Padang menuju Painan. Pada saat bersamaan, korban diketahui tengah bersiap untuk keluar dari rumahnya yang berada di tepi jalan.
“Sopir truk boks diduga kehilangan kendali saat mencoba menghindari sebuah truk yang datang dari arah Painan menuju Padang dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, kendaraan kehilangan kendali, membanting setir ke badan jalan, dan menimpa korban yang berada di pinggir jalan,” ujar Rinaldi.
Menurut Rinaldi, benturan keras menyebabkan truk boks mengalami kerusakan parah. Korban yang berada di sekitar lokasi kejadian terjepit di bawah badan kendaraan dalam kondisi ringsek. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi Damkar Kota Padang untuk membantu proses evakuasi.
“Menindaklanjuti laporan masyarakat, Damkar Kota Padang langsung mengerahkan satu unit armada rescue dengan kekuatan 12 personel dari Peleton C. Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.22 WIB dan langsung melakukan upaya evakuasi menggunakan peralatan khusus. Petugas melakukan evakuasi dengan peralatan rescue untuk mengeluarkan korban yang terjepit di bawah kendaraan,” kata Rinaldi.
Namun, kata Rinaldi, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Setelah berhasil dievakuasi dari kolong kendaraan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Proses evakuasi keseluruhan berlangsung hingga pukul 10.16 WIB. Usai proses evakuasi, penanganan lebih lanjut atas peristiwa kecelakaan tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Aparat berwenang kini melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut di ruas Jalan Padang–Painan tersebut. Dalam hal ini kita hanya melakukan proses evakuasi. Untuk kasusnya ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Padang,” tutup dia. (*)






