BERITA UTAMA

Presiden Prabowo Minta Cadangan BBM Nasional Ditingkatkan jadi Tiga Bulan

5
×

Presiden Prabowo Minta Cadangan BBM Nasional Ditingkatkan jadi Tiga Bulan

Sebarkan artikel ini
ARAHAN— Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia mengungkap arahan dari Presiden Prabowo.

JAKARTA, METRO–Presiden Prabowo Subianto meminta meningkatkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dari sekitar 21 hari menjadi tiga bulan. Peningkatan cadangan BBM tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden yang mencakup empat fokus utama di sektor energi, yakni kedaulatan energi, ketahanan energi, kemandirian energi, dan swasembada energi.

“Yang pertama adalah kedaulatan energi, tidak boleh ada intervensi dari pihak mana pun. Yang kedua adalah tentang ketahanan energi. Kita tahu bahwa ketahanan energi (ca­dangan BBM) kita hanya sekitar 21 hari. Ini akan kita tingkatkan menjadi tiga bulan,” ujar Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN), Bahlil Lahadalia, usai pelantikan Anggota DEN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1).

Peningkatan cadangan BBM merupakan langkah strategis untuk melindungi kepentingan nasional da­lam menghadapi ketidakpastian. Bahlil mengatakan, kapasitas fasilitas penyimpanan BBM akan ditingkatkan. “Kita akan mem­bangun storage (fasilitas penyimpanan),” ujarnya.

Ketua Harian DEN yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Men­teri ESDM) ini juga menjelaskan bahwa saat ini Indonesia masih mengimpor BBM sekitar 30 juta kiloliter per tahun, baik untuk jenis solar maupun bensin.

Oleh karena itu, penguatan kemandirian energi menjadi bagian penting dari agenda pemerintah, yang akan dilakukan secara bertahap dengan tujuan akhir mencapai swa­sem­bada energi.

Bahlil menyampaikan bahwa peta jalan (roadmap) kebijakan energi nasional telah rampung dan kini memasuki tahap implementasi. Pemerintah tengah memulai pembangu­nan kerja sama dengan sejumlah negara serta me­rampungkan aspek kelem­ba­gaan dan regulasi pendukung.

Penguatan sektor energi merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam Asta Cita atau delapan program yang­ dicanangkan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, poin kedua menekankan pentingnya swa­sembada pangan, energi, air, serta penguatan eko­nomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. (jpg)