SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

RSUD Sawahlunto Resmikan Gedung IGD Baru,  Tingkatkan Layanan Kegawatdaruratan yang Cepat dan Humanis

3
×

RSUD Sawahlunto Resmikan Gedung IGD Baru,  Tingkatkan Layanan Kegawatdaruratan yang Cepat dan Humanis

Sebarkan artikel ini
LAYANAN IGD— Petugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sawahlunto saat melayani keluarga pasien. Saat ini fasilitas IGD sudah lebih modern dan luas, dirancang untuk memberikan penanganan medis yang lebih cepat, tepat, dan manusiawi bagi masyarakat

SAWAHLUNTO, METRO–Pembangunan gedung baru Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sawah­lunto menjadi langkah strategis dalam me­ning­katkan standar pelayanan kesehatan bagi ma­sya­rakat Kota Sawahlunto, yang juga dikenal sebagai Kota Warisan Dunia.

Direktur RSUD Sa­wah­lunto, dr. Ardian Amri, menyampaikan bahwa kehadiran gedung IGD baru ini tidak sekadar pemindahan lokasi layanan, melainkan peningkatan kapasitas dan kualitas penanganan kondisi ke­gawatdaruratan (life-sa­ving) secara menyeluruh.

“Fasilitas IGD yang lebih modern dan luas ini dirancang untuk memberikan penanganan medis yang lebih cepat, tepat, dan manusiawi bagi ma­syarakat,” ungkap dr. Ardian Amri.

Disebutkan bahwa gedung IGD baru tersebut telah dilengkapi dengan sistem triase yang lebih terstruktur, yakni pemisahan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan (Merah, Kuning, dan Hijau), sehingga pasien de­ngan kondisi kritis dapat segera memperoleh pe­nanganan prioritas.

“Dari sisi aksesibilitas, desain bangunan memungkinkan kelancaran akses ambulans dan kendaraan pribadi, sehingga pasien dapat langsung ditransfer ke ruang tindakan tanpa hambatan. Selain itu, ruang tunggu yang le­bih nyaman juga disediakan guna memberikan ketenangan bagi keluarga pasien selama proses pelayanan medis berlangsung,” ujar Ardian Amri.

Fasilitas pendukung di gedung IGD baru RSUD Sawahlunto sebut Ardian Amri, meliputi ruang resusitasi, dengan peralatan lengkap untuk mena­ngani pasien henti jantung atau gagal napas. Ruang Tindakan Bedah, untuk penanganan luka terbuka, penjahitan, maupun ope­rasi kecil darurat.

Selanjutnya peralatan Diagnostik, seperti EKG, monitor pasien, serta akses cepat ke layanan la­boratorium dan radiologi. Ruang Observasi, seba­gai area pemantauan sebelum pasien diputuskan untuk rawat inap atau di­pulangkan, Fasilitas Dekontaminasi, khusus bagi pa­sien yang terpapar bahan kimia atau infeksius tertentu.

Dengan peningkatan fasilitas tersebut, RSUD Sawahlunto menegaskan komitmennya dalam mem­berikan pelayanan kesehatan yang optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Meski demikian, pihak RSUD Sawahlunto ju­ga mengimbau masya­rakat untuk selalu membawa kartu identitas (KTP) atau kartu BPJS Kesehatan saat berkunjung ke rumah sakit, guna memastikan proses administrasi dapat berjalan seiring dengan penanganan medis secara cepat dan efektif,” tandas Ardian Amri. (pin)