METRO PESISIR

Kunjungi Korban Terdampak di Padangpariaman, Menko PMK Tegaskan Pembangunan Huntara Dipercepat

0
×

Kunjungi Korban Terdampak di Padangpariaman, Menko PMK Tegaskan Pembangunan Huntara Dipercepat

Sebarkan artikel ini
TINJAU LOKASI HUNTARA— Menko PMK Pratikno, Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, Gubernur Sumbar Mahyeldi dan rombongan saat meninjau lokasi huntara untuk korban terdampak banjir bandang dan longsor di Padangpariaman.

PDG. PARIAMAN, METRO–Pemerintah pusat me­nunjukkan perhatian serius terhadap penanganan ben­cana di Kabupaten Padang­pariaman. Menteri Koordinator Bidang Pembangu­nan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, melakukan kunjungan kerja ke Padangpariaman guna memastikan percepatan penanganan tanggap darurat serta kesiapan hunian bagi ma­syarakat terdampak.

Kehadiran Menko PMK disambut langsung oleh Sekretaris Utama BNPB, Gubernur Sumatera Barat, Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, Pang­dam XX/Tuanku Imam Bon­­jol, unsur Forkopimda Pro­vinsi Sumbar, Forkopimda Padangpariaman, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, kemarin.

Dalam keterangannya, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat dan terpadu, sesuai arahan Pre­siden Republik Indonesia.

“Sesuai arahan Pre­siden, penanganan tanggap darurat harus dilakukan secepat mungkin dengan mengerahkan seluruh kekuatan nasional, baik pemerintah daerah, kementerian/lembaga, maupun unsur terkait lainnya,” ujar Pratikno.

Ia menjelaskan, sembari proses tanggap darurat berjalan, pemerintah daerah diminta segera menyiapkan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak. Bahkan, jika memungkinkan, proses tersebut dapat langsung berlanjut ke pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

Menko PMK secara khu­sus mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupa­ten Padangpariaman yang dinilai telah bergerak cepat dalam menyiapkan lahan Huntara.

“Pak Bupati sudah melangkah lebih awal dan cepat. Lahan seluas 1,7 hektare yang disiapkan ini sangat bagus karena akses jalannya tersedia, air dan listrik ada, serta lokasinya dekat dengan kampung asal warga. Ini penting agar masyarakat tetap dekat dengan lingkungan dan mata pencahariannya,” ungkap Pratikno.

Terkait pendanaan, Pra­tikno menegaskan bahwa pembangunan Huntara a­kan menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB, sehingga dari sisi anggaran tidak menjadi kendala. “Selama lahan siap dan memenuhi kriteria, dari sisi pendanaan tidak ada ma­salah. Dana Siap Pakai BNPB siap digunakan,” je­lasnya.

Ia juga memaparkan kriteria utama dalam penentuan lokasi Huntara, yakni tidak jauh dari tempat tinggal semula, dekat dengan sumber mata pen­caharian warga, berada di lokasi yang lebih aman, serta memiliki fasilitas pendukung seperti air dan akses jalan.

Sementara itu, untuk pembangunan Hunian Te­tap (Huntap), Pratikno me­nyampaikan bahwa tahap tersebut nantinya akan ditangani oleh kementerian terkait. Peran BNPB sendiri difokuskan pada fase tanggap darurat hingga penyediaan Huntara. Pada ke­sempatan yang sama, Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta dukungan penuh dari pemerintah pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menko PMK dan seluruh jajaran pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Pa­dang­pariaman. Kehadiran langsung di lapangan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak cepat memastikan warga terdampak mendapatkan hunian yang layak, aman, dan manusiawi,” ujar Bupati. (efa)