PADANG, METRO–Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat telah menyerahkan bantuan paket sembako dan kebutuhan harian seperti beras, minyak goreng,gula, mie istan,telur,air mineral, pakain dan sabun mandi, serta sebagian uang tunai untuk korban banjir dan longsor di Sumatera Barat. Bantuan sebanyak 120 paket itu disalurkan di Kota Padang dan Padang Pariaman. Khusus untuk Tanah Datar bantuan ke Masjid Raya Baing yaitu pipa saluran air bersih.
Laporan pengurus dan Peduli Bencana Sumbar kepada Ketua Umum IKTD Sumbar Fadly Amran pada hari Kamis ( 11/12) di Posko IKTD Peduli Bencana Sumbar yang dihadiri juga Sekretaris Umum IKTD Sumbar Sulthani Hardi, Bendara Umum IKTD Sumbar Budi Kartono, Ketua Peduli Bencana IKTD Sumbar, Erwin Saragosa dan pengurus lainnya.
Ketua Peduli Bencana IKTD Sumbar, Erwin Saragosa, mengatakan kita telah menyalurkan bantuan sejak 1 Desember 2025, yang telah serahkan sembako sebanyak 120 paket. “Untuk bantuan ini diperoritaskan warga Tanah Datar dan juga tetangga dari warga IKTD yang kena musibah bantu serta uang tunai,” ujar Erwin Saragosa
Untuk penyaluran di Kota Padang, Padang Pariaman dan Tanah Datar kita bantu dalam bentuk barang yaitu pipa untuk mendapatkan air bersih yaitu Masjid Raya Baing. “IKTD Sumbar Peduli Bencana Sumbar akan membantu salah satu korban bencana yang hanyut suaminya, atas nama Siska. Tim IKTD akan dampingi melalui konseling di Lokasi Lubuk Minturun,” tegas Erwin Saragosa.
Disebutka Erwin Saragosa, warga IKTD yang rumah rusak berat dan hilang kita akan data dan kita usulkan ke Pemerintah Kota Padang untuk mendatanya bantuannya.
Sementara itu Ketua umum IKTD Sumbar, Fadly Amran, menjelaskan bahwa seluruh pengurus sudah bergerak untuk memberikan sentuhan kepada masyarakat yang terdampak baik di Kota Padang maupun di kampung Tanah Datar dan juga beberapa daerah di Sumatera Barat.
“Sesuai laporan dari pengurus sudah memberikan sembako kepada masyarakat Kota Padang dan Insya Allah untuk Tanah Datar kita juga sedang mensiasati untuk memberikan sentuhan khusus kepada lokasi – lokasi tempat yang terdampak ada suatu Masjid Raya Baing,” ungkap Fadly Amran.
Dijelaskan Fadly Amran, nantinya kitta bantu bagaimana mendapakan air bersih karena memang hari teputus. Mudah – mudahan ini salah satu gerakan yang kita bisa kita lakukan. Untuk itu kita minta izin ke Bupati Tanah Datar Eka Putra untuk bisa berkontribusi dari kami pengurus IKTD Sumatera Barat.
“Bantuan untuk masjid yaitu pemipaan dan yang akan tersambung dari sumber air ke masjid. Kami ajak seluruh masyarakat khusus pengurus IKTD Sumatera Barat bisa bergerak turun memantau situasi kondisi membantu tim satgas seluruh Kabupaten Kota dan bisa memperhatikan sanak saudara kita yang terdampak dan meringan bebankan mereka,” tegas Fadly Amran.
Sementara untuk warga Kota Padang, jelas Fadly Amran yang juga sebagai Wali Kota Padang itu yang terdampak banjir dan longsor yang hilang rumahnya, kita akan mencoba untuk merelokasi rumah – rumah yang hanyut dan rusak berat. “Saat ini kita sudah mendata, tercatat ada sekitar 500 unit rumah dan beberapa lokasi sudah kita tetapkan untuk menjadikan lokasi hunian sementara. Jangka panjangnya kita bangun rumah dan kita sudah siap dengan tanah dan lokasinya. Untuk itu kita mohon tentunya baik dari Kementerian, CSR dan instasi lainnya,” sebut Fadly Amran. (ped)






