BERITA UTAMA

Persoalan Honorer di Sijunjung Tuntas!, Bupati Benny Dwifa Lantik 652 PPPK Paruh Waktu

2
×

Persoalan Honorer di Sijunjung Tuntas!, Bupati Benny Dwifa Lantik 652 PPPK Paruh Waktu

Sebarkan artikel ini
LANTIK— Pemkab Sijunjung melantik 652 PPPK paruh waktu. Proses pengambilan sumpah dipimpin langsung Bupati Sijunjung Benny Dwifa dan dihadiri jajaran perangkat daerah di lingkup Pemkab Sijunjung, pada Jumat (12/12) di lapangan M.Yamin Muaro, Sijunjung.

SIJUNJUNG, METROPemkab Sijunjung me­lantik 652 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu. Proses pengambilan sum­pah dipimpin langsung Bupati Sijunjung Benny Dwifa dan dihadiri jajaran perangkat daerah di lingkup Pemkab Sijunjung, pada Jumat (12/12) di lapangan M.Yamin Muaro, Sijunjung.

Pelantikan PPPK paruh waktu tahun anggaran 2025 itu merupakan komitmen Bupati Sijunjung untuk me­ngakomodir tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi, hingga akhir­nya para honorer kini memiliki status yang jelas sebagai pegawai di pemerintahan.

Bupati Benny Dwifa me­nyampaikan, pengangkatan PPPK merupakan bukti komitmen pemerintah da­erah kepada tenaga honorer. Dengan pelantikan itu, kini persoalan honorer di lingkup Pemkab Sijunjung tuntas.

“Ini komitmen kami selaku pemerintah daerah. Karena memang, ini bukan pilihan yang mudah de­ngan kondisi keuangan APBD saat ini. Namun, tidak mungkin juga kawan-kawan yang selama ini sudah bekerja harus berhenti tanpa kejelasan,” tuturnya.

Berdasarkan regulasi dari pemerintah pusat, dilema pemerintah daerah terkait tenaga honorer membutuhkan ketegasan dan keberanian. “Pilihannya cuma dua, diangkat sebagai PPPK atau dirumahkan,” ujarnya.

Selaku kepala daerah, Benny menilai jika tenaga honorer dirumahkan tentunya akan menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

“Ratusan orang kehilangan pekerjaan, tentu ini memberikan dampak yang kurang baik terhadap kondisi sosial serta perekonomian masyarakat di daerah,” terang Bupati didampingi Sekda Dr.Zefnihan dan jajaran OPD, pada Jumat (12/12).

Meski langkah tersebut harus mengorbankan se­jumlah kegiatan pemba­ngunan serta menekan kondisi anggaran daerah. “Artinya situasi ini menuntut kita semua harus bekerja lebih keras lagi untuk mewujudkan pembangu­nan daerah,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkab Sijunjung juga telah me­lakukan pengangkatan PPPK dan CPNS dalam beberapa tahap, dan terakhir pengangkatan PPPK paruh waktu untuk menuntaskan persoalan tenaga honorer.

Setidaknya dari 652 PPPK paruh waktu yang dilantik terdiri dari 42 orang tenaga pendidik, 47 orang tenaga kesehatan serta 563 tenaga teknis di ling­kup pemerintah daerah.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat kepada ka­wan-kawan PPPK paruh waktu yang dilantik hari ini. Ini adalah buah dari usaha dan pengorbanan selama ini,” tambahnya. (ndo)