METRO PESISIR

Bundo Kandung Kota Pariaman Diharapkan menjadi Ibu

0
×

Bundo Kandung Kota Pariaman Diharapkan menjadi Ibu

Sebarkan artikel ini
PELANTIKAN BUNDO KANDUANG—Wali Kota Pariaman Yota Balad menghadiri pelantikan pengurus Bundo Kanduang Kota Pariaman periode 2025-2026.

PARIAMAN, METRO–Bondo Kanduang Kota Pariaman Periode 2025-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Bun­do Kanduang Provinsi Su­matera Barat Hj. Netty Miharni, Wali Kota (Wako) Pariaman Yota Balad ha­rapkan peranan Bundo Kanduang untuk menjadi ibu yang membimbing se­kaligus membentuk ge­nerasi muda yang berakhlak dan beragama. “Peran Bun­do Kanduang sangat sentral dalam ma­sya­rakat Minangkabau. Bundo Kan­duang adalah Limpapeh Rumah Nan Gadang, yang berarti tiang utama, penyeimbang, pengayom, dan pengikat kekuatan keluarga serta nagari,” ujar Yota Balad ketika memberikan sambutan pada acara ini, di Aula Balaikota Pariaman, kemarin.

Pelantikan dan Pe­ngu­kuhan Bundo Kanduang Kota Pariaman ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Mulyadi, Penesehat Bundo Kanduang Ny. Yosneli Balad dan Ny. Dina Mulyadi, Perwakilan Forkopimda, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Badan, Kabag, Kakan, Camat se Kota Pariaman, LKAAM, Pengurus Bundo Kanduang baik yang lama maupun yang baru, serta undangan yang hadir.

Yota Balad menjelaskan bahwa di era modernisasi dan arus globalisasi saat ini, tugas dan beban Bundo Kanduang semakin berat. Kita tidak hanya dituntut untuk mahir dalam urusan rumah tangga, tetapi juga berada di garda terdepan dalam membentengi anak kemenakan kita dari pe­ngaruh negative yang beredar di tengah ma­sya­ra­kat.

“Selain menjadi garda terdepan membentengi anak kemenakan, bundo kanduang memelihara dan mewariskan nilai-nilai luhur adat dan budaya Minang­kabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Sya­rak, Syarak Basandi Kitabullah,” ujarnya.

Oleh karena itu, Dirinya berpesan  kepada seluruh Bundo Kanduang yang baru saja dikukuhkan, agar a­manah ini dapat diemban dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan. Jadilah suri tauladan, baik di dalam rumah tangga maupun di tengah ma­syarakat. Tanamkan nilai-nilai etika, sopan santun, dan budaya malu kepada generasi penerus.

“Bermacam upaya pem­­bangunan karakter telah kita lakukan untuk memperbaiki kelangsungan A­dat Minangkabau yang mu­­lai hilang ditelan oleh gadget dan IT. Kita selaku niniak mamak, dan bundo kanduang juga harus bisa menyesuaikan dengan ke­adaan saat ini, kita juga harus bisa menguasai gadget dan IT tersebut, agar tahu apa yang sedang di­kerjakan oleh anak kemenakan  kita,” tuturnya.

Dia berharap, peran bundo kanduang dapat kita tampilkan kembali dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga anak-anak kita, generasi penerus bangsa kita ini, akan mempunyai akhlak dan budi pekerti yang luhur, tidak hanya pintar saja, yang nantinya akan melahirkan pemimpin yang baik dimasa-masa yang akan datang.

“Semoga kita bersama dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai yang dituakan selangkah, ditinggikan seranting oleh masyarakat, dalam membentuk Kota Pariaman yang berbudaya dan agamais, sehingga dapat sairiang sajalan, sabi­duak sadayuang, sesuai dengan visi Pemerintah Kota Pariaman Terwujud­nya Pariaman Kota Wisata yang Maju, Kreatif Berbasis Agama  dan Berbudaya,” tutupnya.

Sebelum diadakan Pelantikan dan Pengukuhan, Paginya diadakan Mu­sya­warah Cabang (Muscab) yang dibuka oleh Ny. Yosneli Balad sebagai Penasehat Bundo Kanduang Kota Pariaman. Terpilih Ketua Bundo Kanduang Kota Pariaman Periode 2025-2029 Mawarniati Fatma, dengan Sekretaris Sri Lindawati dan Bendahara Jasnimar. (efa)