METRO BISNIS

Gelar Sosper No 2 Tahun 2023, Muhidi Dorong Generasi Muda Hasilkan Ide Kreatif yang Bernilai Ekonomi

0
×

Gelar Sosper No 2 Tahun 2023, Muhidi Dorong Generasi Muda Hasilkan Ide Kreatif yang Bernilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini
DIALOG—Ketua DPRD Sumbar, Muhidi berdialog dengan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai kecamatan di Kota Padang dalam kegiatan Sosialiasi Perda No 2 Tahun 2023.

PADANG, METRO–Ketua Dewan Perwa­kilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Muhidi, melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengemba­ngan Ekonomi Kreatif kepada warga di Kota Padang, Sabtu (25/10).

Kegiatan tersebut digelar dua sesi yang dihadiri Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sumbar, Wahendra, serta pelaku ekonomi kreatif dari berbagai kecamatan di Kota Padang.

Dalam sambutannya, Muhidi menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terutama generasi muda, agar memahami pentingnya eko­nomi kreatif sebagai penopang pertumbuhan eko­nomi daerah. Menurutnya, kreativitas dan inovasi menjadi kunci untuk menciptakan produk serta la­yanan bernilai ekonomi tinggi.

“Sosper ini bertujuan untuk mengedukasi ma­syarakat, mengenai pen­tingnya ekonomi kreatif dan mendorong kolaborasi untuk menciptakan usaha kreatif baru di Sumbar. Kita harus menumbuhkan semangat berkarya agar masyarakat mampu menghasilkan ide kreatif yang bernilai ekonomi,” ujar Muhidi.

Muhidi menambahkan, ide kreatif dapat menjadi solusi menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Melalui pengembangan kreati­vitas, masyarakat bisa mandiri dan berpenghasilan tanpa bergantung pada sektor formal.

“Jika potensi ini dikem­bangkan secara ma­sif, pertumbuhan ekonomi daerah akan meningkat. Banyak wisatawan datang, UMKM hidup, dan lapa­ngan kerja terbuka,” jelasnya.

Menurut Muhidi, ide dan kreativitas harus lahir dari para pelaku ekonomi kreatif itu sendiri.

“Banyak cara potensial agar pengembangan eko­nomi kreatif itu terwujud, seperti identifikasi potensi lokal, pemanfaatan tek­nologi digital, serta kola­borasi dan jejaring,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muhidi menegaskan bahwa pe­ngembangan ekonomi kreatif menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Me­nurutnya, kemajuan sektor ini bergantung pada inovasi dan kerja sama antarpelaku usaha.

“Ekonomi kreatif bertumpu pada ide, inovasi, dan kreativitas. Ini akan menjadi kuat jika dilakukan dengan kolaborasi,” tegasnya.

Muhidi berharap ge­nerasi muda dapat memanfaatkan peluang di sektor ekonomi kreatif secara maksimal.

“Pemerintah daerah bersama DPRD Sumbar siap memberikan duku­ngan dan pendampingan agar pelaku ekonomi kreatif di Sumbar mampu bersaing di tingkat nasional maupun globalm” ujar dia,

Sementara itu, Wahendra menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mendukung sektor ekonomi kreatif. Pihaknya terus berupaya memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah daerah. “Kami mendorong masya­rakat untuk memanfaatkan potensi lokal menjadi produk unggulan daerah,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Muhidi berharap masyarakat Padang dapat memaksimalkan peluang di sektor ekonomi kreatif. Ia menegaskan bahwa ekonomi kreatif bukan ha­nya tentang seni, tetapi mencakup inovasi di ber­bagai bidang. “Harapan saya, masyarakat tidak berhenti berkreasi. Dari ide bisa lahir ekonomi baru,” tutupnya. (rgr)