PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Matangkan Strategi Pembangunan Pasar Payakumbuh

0
×

Pemko Matangkan Strategi Pembangunan Pasar Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
RAPAT — Ketua Satgas Percepatan Pembangunan Pasar Payakumbuh, Muslim, bersama Kasatker Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Sumbar, Aljihat, dan Asisten I Setdako Payakumbuh, Nofriwandi, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah menggelar rapat percepatan pembangunan Pasar Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, METRO —Kebakaran yang melanda Pasar Payakumbuh beberapa waktu lalu ma­sih meninggalkan luka mendalam bagi ribuan pedagang.

Namun, pemerintah kota bertekad kuat untuk segera membangun kem­bali pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi ma­syarakat Payakumbuh de­ngan wajah tertata.

Pemko Payakumbuh bersama Kementerian Pe­kerjaan Umum melalui Satker Pelaksanaan Pra­sarana Strategis Provinsi Sumatera Barat kini mematangkan strategi rekonstruksi agar pemba­ngunan ulang pasar da­pat segera dimulai.

Kehadiran Kasatker ke Kota Payakumbuh atas perintah khusus dari pim­pinannya di Jakarta, sebagai bentuk komitmen Kementerian PU untuk membangun kembali pasar Payakumbuh. Ra­pat pembahasan itu digelar secara intensif di ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Jumat (24/10).

Pertemuan itu membahas secara detail strategi rekonstruksi pasar yang lebih modern, aman, dan ramah pedagang.

Pembahasan meliputi desain bangunan, sistem zonasi area dagang, penguatan struktur, hingga penataan drainase dan kelistrikan agar lebih efi­sien dan aman terhadap risiko kebakaran.

Kasatker Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Provinsi Sumbar, Aljihat, menekankan komitmen penuh untuk memastikan pasar dapat dibangun kembali dengan cepat dan berkualitas.

Menurutnya, ini sebagai bentuk solidaritas pasca insiden kebakaran yang berdampak besar bagi ratusan pedagang.

“Pasar Payakumbuh adalah jantung ekonomi kota. Kami berkomitmen untuk menjamin Pasar Payakumbuh akan dibangun kembali dengan lebih baik dan modern, dengan pendanaan dari pemerintah dan melibatkan Pemko Payakumbuh untuk hasil optimal,” kata Kasat­ker PPS Sumbar, Aljihat.

Sementara itu, Ketua Satgas Percepatan Pembangunan Pasar Payakumbuh, Muslim, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh tahapan rekonstruksi berjalan sesuai kebutuhan pedagang dan target waktu yang telah ditetapkan.

“Kami tidak ingin pembangunan ini hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran. Semua keputusan teknis akan mempertimbangkan masukan dari pedagang agar pasar ini benar-benar menjadi milik mereka,” ujarnya.

Muslim menambahkan, Pemko Payakumbuh telah menyiapkan tim khu­sus untuk memantau progres pembangunan secara berkala dan memastikan kualitas konstruksi terjaga.

“Pasar Payakumbuh bukan sekadar akan berdiri kembali, tapi kami i­ngin menghadirkan pasar yang lebih kuat, lebih tertata, dan layak bagi ratusan pedagang untuk kem­bali menata usaha mereka,” tegasnya.

Namun demikian, pemerintah daerah juga harus segera menyiapkan readiness criteria, seperti kepastian lahan,  studi kelayakan, DED, kajian ling­kungan dan lain lain. Walaupun kepastian anggaran sudah ada dari pemerintah pusat, apabila pemerintah daerah tidak bisa menyiapkan readiness criterianya maka bisa saja pembangunan tersebut batal terlaksana.

Pemerintah berharap, dengan sinergi antara pusat dan daerah, Pasar Paya­kumbuh dapat kem­bali berdenyut sebagai pusat perdagangan rak­yat.

“Lebih dari itu, pasar ini diharapkan menjadi kebangkitan ekonomi ma­syarakat Payakumbuh pas­cakebakaran, sekaligus bukti kolaborasi pemerintah untuk memba­ngun dari bawah,” pung­kasnya.

Rapat tersebut dipim­pin oleh Ketua Satgas Percepatan Pembangunan Pasar Payakumbuh, Muslim, bersama Kasatker Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Sumbar, Aljihat, dan Asisten I Setdako Payakumbuh, Nofriwandi, serta perwa­kilan Organisasi Pe­rangkat Daerah dan tim teknis terkait. (uus)