METRO BISNIS

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar Perkuat Kelistrikan Riau melalui Pembangunan SUTT 150 kV Bangkinang–Lipat Kain dan Bangkinang–Petapahan

0
×

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar Perkuat Kelistrikan Riau melalui Pembangunan SUTT 150 kV Bangkinang–Lipat Kain dan Bangkinang–Petapahan

Sebarkan artikel ini

Bangkinang, 25 September 2025 – PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Kampar melaksanakan sosialisasi rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Kampar. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta kepala desa dan lurah yang wilayahnya akan dilintasi jalur transmisi.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar menyampaikan apresiasi atas langkah strategis PLN dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di daerahnya. Menurutnya, keberadaan SUTT 150 kV akan menjadi pendorong penting bagi ketersediaan energi andal di Riau, khususnya Kabupaten Kampar.

“Pemerintah Kabupaten Kampar sangat mendukung program ini. Kami berharap keberadaan SUTT 150 kV dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik, memperkuat tegangan listrik hingga ke pelosok, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ahmad.

Manager PLN UPP Sumbagteng 2, Iwan Arif Setiawan, menjelaskan bahwa proyek SUTT 150 kV Bangkinang–Petapahan dengan 146 tapak tower dan Bangkinang–Lipat Kain dengan 108 tapak tower, berikut pembangunan Gardu Induk (GI), merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera, khususnya Provinsi Riau.
“Kami mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah daerah agar pembangunan SUTT ini berjalan lancar demi keandalan kelistrikan di Kabupaten Kampar,” ungkap Iwan.

Dalam kegiatan ini, materi sosialisasi disampaikan oleh Dedi Masputra dari PLN UPP Sumbagteng 2, yang memaparkan rencana teknis pembangunan, manfaat bagi masyarakat, serta langkah mitigasi sosial dan lingkungan yang akan dilakukan PLN selama proses konstruksi.

Momentum sosialisasi ini juga menjadi pengingat pentingnya semangat kebersamaan, gotong royong, dan persatuan sebagaimana nilai-nilai Pancasila yang diperingati melalui Hari Kesaktian Pancasila. PLN menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan bukan hanya soal menghadirkan listrik, tetapi juga wujud nyata menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia melalui energi yang andal, berkeadilan, dan merata hingga pelosok negeri.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UIP Sumbagteng, Hendro Prasetyawan, menegaskan komitmen PLN dalam menjalankan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang selaras dengan semangat Pancasila.
“Bagi PLN, pembangunan SUTT 150 kV di Kampar adalah bagian dari upaya besar untuk mewujudkan energi berkeadilan bagi masyarakat. Semangat gotong royong antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci agar manfaat pembangunan ini dapat dirasakan bersama, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Hendro.

Lebih lanjut, Hendro menambahkan bahwa pembangunan SUTT 150 kV juga menjadi bagian dari upaya mendukung transisi energi bersih dan keberlanjutan.
“Pembangunan infrastruktur kelistrikan ini bukan hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga mendukung transisi energi bersih di Sumatera. PLN berkomitmen mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” jelasnya.

“Dengan listrik yang andal, kawasan ini akan semakin menarik bagi investor, membuka lapangan kerja baru, dan menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat Kampar,” tutup Hendro.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, PLN, dan masyarakat, pembangunan SUTT 150 kV diharapkan tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan, tetapi juga memperkokoh semangat persatuan dalam membangun bangsa yang lebih terang, berdaya, dan berdaulat energi.(*)