AGAM, METRO–Nasib tragis dialami wanita lanjut usia (lansia) di Kampung Tajorok, Jorong Ujung Padang, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Ia ditemukan dengan kondisi tak bernyawa di dalam sumur yang dalamnya sekitar 2,2 Meter.
Penemuan itu sontak membuat warga setempat heboh hingga beramai-ramai datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban bernama Aniar (78) dari dalam sumur lalu dibawa ke rumahnya untuk disemayamkan. Tak berselang lama, Polisi juga datang untuk melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi.
Kapolres Agam, AKBP Muari melalui Kapolsek Lubuk Basung, AKP Muswar Hamidi membenarkan adanya penemuan mayat di sumur. Menurutnya, korban diduga sudah meninggal beberapa jam sebelum ditemukan oleh tim yang akan memberikan bantuan kepada korban.
“Menurut keterangan saksi mata, kejadian ini bermula saat Wali Nagari dan perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam, termasuk datang ke rumah korban untuk memberikan bantuan berupa uang,” kata AKP Muzwar, Rabu (24/9).
Dijelaskan AKP Muzwar, bantuan yang diberikan Baznas kepada korban rencananya untuk membeli pasir, katrol, ember, tali, dan peralatan sumur lainnya.
“Saat tiba di rumah korban, salah satu saksi yang merupakan penyandang disabilitas memberikan isyarat kepada Wali Nagari dan perwakilan Baznas ke arah sumur,” ujar AKP Mizwar.
AKP Mizwar menambahkan, rombongan yang merasa curiga dengan isyarat saksi, kemudian mendekati sumur dan mengecek apa yang ada di dalam sumur. Rombongan pun dibuat kaget karena menemukan ada mayat di dalam sumur.
“Sumur itu kedalamannya sekitar 2,2 Meter. Warga kemudian berdatangan ke sana. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” jelas AKP Mizwar.
Dikatakan AKP Mizwar, berdasarkan keterangan keluarga, Almarhum Aniar sudah mengalami penurunan penglihatan akibat katarak dan faktor usia. Sedangkan pihak Puskesmas Manggopoh, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan korban murni meninggal dunia akibat tergelincir dan jatuh ke dalam sumur.
“Pihak keluarga menerima kematian Aniar sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Keluarga juga menyelenggarakan pemakaman pada hari yang sama di dekat rumah korban,” kata dia.
AKP Mizwar menambahkan, tindakan yang diambil oleh Polsek Lubuk Basung antara lain mendatangi TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, melaporkan kejadian kepada pimpinan, dan membuat laporan tertulis.
“Penyebab kematian korban diduga karena terpeleset ke dalam sumur yang mengakibatkan meninggal dunia. Dengan adanya kejadian ini, kami mengimbau masayarakat untuk berhati-hati saat berada di dekat sumur,” tutupnya. (*)





