PADANG, METRO–Seorang mahasiswi di Kota Padang menjadi korban pemerasan hingga puluhan juta rupiah setelah menjalin hubungan asmara dengan pria yang mengaku-sebagai pegawai BUMN dan dikenalnya lewat aplikasi game online.
Dalam melancarkan aksinya, mantan pacarnya yang diketahui berinisial AHS (20) warga Kalimantan, mengancam korban dengan menyebarkan video call vulgar pribadi mereka jika permintaannya tidak dipenuhi.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, mengatakan kasus ini berawal dari laporan korban yang merasa tertekan dengan ancaman pelaku. Korban melaporkan bahwa AHS, yang juga mantan pacarnya, mulai menuntut sejumlah uang dengan dalih menjaga kerahasiaan video pribadi mereka.
“Pelaku awalnya mengirimkan pesan dan meminta uang. Beberapa kali korban memenuhi permintaan itu dengan total mencapai Rp10 juta. Namun, pelaku terus memanfaatkan situasi ini dan mengancam akan menyebarkan foto maupun video vulgar korban jika tidak diberi uang tambahan,” katanya, Rabu (24/9).












