AGAM/BUKITTINGGI

Deteksi Dini Jadi Kunci, Mahkota Medical Center Ajak Warga Bukittinggi Jaga Kesehatan Usus dan Hati

0
×

Deteksi Dini Jadi Kunci, Mahkota Medical Center Ajak Warga Bukittinggi Jaga Kesehatan Usus dan Hati

Sebarkan artikel ini
BINCANG SEHAT— Komunitas Peduli Bukittinggi bekerja sama dengan Mahkota Medical Center Malaysia menggelar acara Bincang Sehat bertajuk “Cara Menghindari Penyakit Kanker Hati dan Usus” di Hotel Santika Bukittinggi, Sabtu (13/9).

BUKITTINGGI, METRO–Komunitas Peduli Bukittinggi bekerja sama dengan Mahkota Medical Center Malaysia menggelar acara Bincang Sehat bertajuk “Cara Menghindari Penyakit Kanker Hati dan Usus” di Hotel Santika Bukittinggi, Sabtu (13/9).

Kegiatan ini dihadiri Ketua Yayasan Komunitas Peduli Bukittinggi, Fauzan Haviz, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, serta tim medis Mahkota Medical Center Malaysia. Hadir pula Senior Manager Pemasaran, Ms. Yan Chwee Lan, dan Dokter Spesialis Gastroenterologi/Hepatologi, Dr. T. Ruben Raj, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Dr. Ruben Raj menekankan pentingnya pola hidup sehat dalam mencegah kanker hati dan usus. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti olahraga teratur, mengurangi konsumsi garam, membatasi daging merah, serta menghindari rokok memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan organ vital tersebut.

“Kanker usus sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun. Penyakit ini biasanya bermula dari polip yang bisa dideteksi melalui pemeriksaan endoskopi,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika kanker sudah memasuki stadium lanjut, maka penanganannya akan jauh lebih sulit dan membutuhkan biaya besar. Karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting.

Sementara itu, Ms. Yan Chwee Lan menjelaskan bahwa Mahkota Medical Center merupakan rumah sakit swasta rujukan di wilayah Malaysia Selatan dengan fasilitas medis lengkap dan teknologi modern. Menurutnya, masih banyak pasien dari Indonesia yang datang berobat dalam kondisi sudah parah.

“Deteksi dini akan membuat pengobatan lebih efektif dan peluang kesembuhan lebih tinggi. Jangan tunggu sampai terlambat,” pesannya.

Ketua Yayasan Komunitas Peduli Bukittinggi, Fauzan Haviz, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif dalam memberikan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan rutin semakin meningkat.

“Penyakit ini tidak hanya menyerang usia lanjut, tapi juga bisa dialami generasi muda jika pola hidup tidak dijaga,” ujarnya.

Acara Bincang Sehat ini pun mendapat respon positif dari peserta, yang tidak hanya memperoleh wawasan baru seputar pencegahan kanker, tetapi juga termotivasi untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. (pry)