METRO SUMBAR

Forum Refleksi Perhutanan Sosial, Bupati Pasaman Paparkan Inisiatif Daerah Kelola Hutan Untuk Ekonomi

0
×

Forum Refleksi Perhutanan Sosial, Bupati Pasaman Paparkan Inisiatif Daerah Kelola Hutan Untuk Ekonomi

Sebarkan artikel ini
FORUM REFLEKSI— Bupati Pasaman Welly Suhery membuka forum refleksi tim kordinasi dan pembentukan kelompok kerja percepatan perhutanan sosial di Kabupaten Pasaman.

PASAMAN, METRO–Bupati Pasaman Welly Suhery membuka forum refleksi tim kordinasi dan pembentukan kelompok kerja percepatan perhutanan sosial di Kabupaten Pasaman. Selain bupati, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Pasaman Parulian, jajaran For­kopimda, anggota DPRD Pasaman, Kepala OPD terkait, dan sejumlah pe­rangkat daerah (OPD), Camat, serta Wali Nagari se Kabupaten Pasaman yang daerahnya terorientasi terhadap kegiatan perhutanan sosial.

Bupati Welly Suhery dalam sambutannya me­nyampaikan, dengan kondisi wilayah Pasaman hampir 60 persen merupakan kawasan hutan, diperlukan upaya maksimal dan me­nyeluruh untuk menjaga dan memanfaatkannya.

Welly Suhery juga menjelaskan, bahwa di Kabupaten Pasaman sudah terbentuk sebanyak 39 unit perhutanan sosial yang tersebar dan berada di 30 di Pasaman atau sama dengan setengahnya dari jumlah nagari.

Baca Juga  Wakili Padang Panjang, Tim Provinsi Nilai LPM Kampung Manggis

Kata Welly, jika melihat dari peta indikatif perhutanan sosial, sesuai de­ngan data bahwa lebih seratus ribu hektare lahan menanti untuk dioptimalkan, artinya kita mendapat peluang memanfatkan dan mengelola kawasan hutan melalui perhutanan sosial.

“Aspek pemberdayaan masyarakat pada pengelolaan hutan sosial menjadi urusan kabupaten karena bersentuhan langsung de­ngan kebutuhan dasar masyarakat dan pemba­ngunan ekonomi lokal,” ung­kap Welly Suhery.

Selain itu Bupati juga berharap, bahwa dengan diberikanya kewenangan terhadap kabupaten, termasuk sekaligus pembentukan Pokja PPS, Fasilitasi, Perizinan dan pendampi­ngan masyarakat pengelola hutan. Hal ini me­nguatkan posisi desentra­lisasi kewenangan kehutanan dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pasaman ke depannya.

Baca Juga  Telan Biaya Rp1,2 Triliun,Gubernur Sumbar Respon Normalisasi Batang Tapan

“Adanya pemberda­yaan masyarakat berbasis hutan dapat mengurangi tingkat kemiskinan untuk itu mari manfaatkan ke­sempatan ini sebaik baik­nya.” harap Welly Suhery.

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan per­nyataan bersama oleh Bupati, OPD, Camat dan Wali Nagari, selain itu juga dilakukan diskusi dan tanya jawab dengan materi dukungan peluang Kabupaten terhadap perhutana sosial sekaligus pengintegrasian Pokja PPS dalam RPJMD Kabupaten Pasaman. (ped/rel)