PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Payakumbuh Terus Wujudkan Sekolah Digital

0
×

Pemko Payakumbuh Terus Wujudkan Sekolah Digital

Sebarkan artikel ini
BELAJAR DIGITAL—Kota Payakumbuh baru terdapat satu sekolah yang berstatus Sekolah Digital, yakni di SMP Negeri 4 Payakumbuh.

POLIKO, METRO —Selain program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Pemerintah Kota Payakumbuh melalui dinas terkait terus berupaya mewujudkan program Se­kolah Digital sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan. Hingga saat ini, dari puluhan sekolah tingkat SD dan SLTP yang tersebar di lima kecamatan di Payakumbuh, baru terdapat satu sekolah yang berstatus Sekolah Digital, yakni di SLTP Negeri 4 Payakumbuh. Sementara puluhan sekolah lainnya masih dalam tahap penerapan kelas digital.

Program digitalisasi pembelajaran ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mening­kat­kan kualitas sumber daya manusia, memperluas akses pendidikan yang bermutu, sekaligus memperkuat daya saing generasi muda.

Sekolah Digital dirancang menghadirkan sis­tem pendidikan berbasis teknologi. Selain memanfaatkan perangkat laptop atau media belajar khusus, pembelajaran juga didukung layar televisi sebagai sarana interaktif. Untuk menunjang hal itu, pemerintah terus menyiapkan tenaga pengajar serta sarana pendukung lainnya.

Menurut Roby Setya Prama, Duta Teknologi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang juga Kapten Pembelajaran Digital, saat memantau perkembangan Sekolah Digital di SLTP Negeri 4 Payakumbuh, program ini membawa banyak manfaat bagi dunia pendidikan. “Pembelajaran secara digital membuat proses belajar menjadi lebih variatif. Peserta didik lebih aktif, se­kaligus mendapatkan banyak bahan ajar yang mem­perkaya wawasan. Se­kolah Digital juga mendorong guru meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” jelas Roby di SLTP N 4 Payakumbuh baru-baru ini.

Roby menambahkan, idealnya jumlah sekolah digital di Payakumbuh sudah lebih banyak mengingat besarnya jumlah SD dan SLTP yang ada. Hal itu penting karena dampak positif Sekolah Digital sangat besar, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, pemerataan akses teknologi, hingga kesiapan generasi muda menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Kepala SLTP Negeri 4 Payakumbuh, Sri Wahyuningsih, mengapresiasi pembinaan dari berbagai pihak, termasuk dari Roby Setya Prama yang aktif mendukung transformasi digital di sekolah. “Di sekolah kami saat ini ada 23 rombongan belajar atau kelas. Dari jumlah itu, 9 kelas sudah menerapkan pembelajaran digital, masing-masing 3 kelas digital mulai dari kelas VII hingga kelas IX,” jelas Sri.

Sri menyebutkan, dam­­pak positif sekolah di­gital sangat terasa da­lam proses belajar mengajar. Peserta didik menjadi lebih aktif, kreatif, dan termotivasi. Selain itu, penguasaan IT juga meningkat sehingga mereka lebih percaya diri serta memiliki sumber belajar yang lebih kaya, karena dapat diakses melalui Chromebook dan laptop.

Sekolah digital juga memberi dampak besar pada guru. Mereka lebih kreatif dalam menyiapkan sumber belajar dan metode pembelajaran. Pres­tasi sekolah pun mengalami peningkatan sejak ada kelas digital, salah satunya terlihat dari lahirnya juara olimpiade dari siswa kelas digital. Sebagai puncak pencapaian, SLTP Negeri 4 Payakumbuh dinobatkan oleh Google Indonesia sebagai mitra kandidat Sekolah Rujukan Google. Hal ini semakin menguatkan peran sekolah digital dalam men­cetak generasi yang ung­gul di bidang akade­mik maupun teknologi.

Pemko Payakumbuh sendiri menegaskan, ke depan program digitalisasi belajar akan terus dimaksimalkan. Dari puluhan sekolah tingkat SD hingga SLTP yang ada, secara bertahap akan ditingkatkan dari kelas digital menjadi sekolah digital penuh, sehingga manfaat pembelajaran berbasis teknologi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh peserta didik. (uus)