METRO SUMBAR

Hendri Arnis Dinobatkan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia

0
×

Hendri Arnis Dinobatkan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia

Sebarkan artikel ini
PENGHARGAAN— Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyerahkan penghargaan kepada Wako Hendri Arnis sebagai bentuk apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Padang Panjang.

PDG. PANJANG, METRO–Kota Padang Panjang kembali menorehkan pres­tasi di tingkat nasional. Wali Kota, Hendri Arnis dinobatkan sebagai Kepala Dae­rah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia pada ajang BAZNAS Awards 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (28/8). Penghargaan bergengsi itu diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA sebagai bentuk apresiasi atas duku­ngan penuh Pemerintah Kota Padang Panjang da­lam penguatan gerakan zakat.

Dukungan tersebut dinilai mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola zakat yang profesional dan transparan.

Tak hanya pengharga­an untuk kepala daerah, Baznas Kota Padang Panjang juga meraih dua penghargaan sekaligus, yakni kategori Pelaporan Terbaik dan Program Z-Mart Terbaik.

Dengan demikian, total tiga penghargaan berhasil diboyong Padang Panjang dalam ajang nasional ini.

“Zakat adalah instrumen penting dalam me­ngurangi kesenjangan sosial. Kami berharap penghargaan ini semakin memotivasi kita untuk memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan umat,” ujar Wako Hendri Arnis usai menerima penghargaan.

Hendri menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama erat antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat.

“Dengan penghargaan ini, Padang Panjang semakin meneguhkan diri sebagai kota kecil dengan komitmen besar dalam pengelolaan zakat. Semo­ga sinergi ini memperkuat ekonomi umat serta memperluas manfaat zakat hingga ke pelosok kota,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Padang Panjang, Syamsuarni menyampaikan, capaian tersebut lahir dari kolaborasi yang konsisten.

“Kami berkomitmen menjadikan zakat sebagai kekuatan ekonomi umat. Program Z-Mart adalah salah satu bukti nyata, di mana mustahik diberda­yakan menjadi pelaku usaha mandiri.

Selain itu, pelaporan yang transparan memastikan kepercayaan masya­rakat terus meningkat,” ujarnya. Dengan torehan prestasi ini, Padang Panjang kian mengukuhkan posisi­nya sebagai kota dengan tata kelola zakat yang mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan ma­sya­ra­kat. (rmd)