PAYAKUMBUH/50 KOTA

Wawako: Pasar Murah Jangan Hanya Hadir Saat Hari Kemerdekaan Saja

0
×

Wawako: Pasar Murah Jangan Hanya Hadir Saat Hari Kemerdekaan Saja

Sebarkan artikel ini
PASAR MURAH— Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, saat membuka acara Pasar Murah.

POLIKO, METRO–Pemerintah Kota Pa­yakumbuh menggelar Lom­ba Pengelolaan Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta Bazar Pasar Murah di Pasar Rakyat Padang Kaduduak, Rabu (13/8).  Kegiatan ini dibuka resmi oleh Wakil Wali Kota Pa­yakumbuh, Elzadaswarman, sebagai upaya menekan inflasi, memper­kuat ketahanan pangan, dan mengedukasi ma­sya­rakat tentang pola makan sehat.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman membe­rikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi, mulai dari OPD terkait, pelaku usaha, hingga masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Ko­perasi dan UKM, Dinas Ketahanan Pangan, distributor, pelaku UMKM, dan semua pihak yang mendukung kesuksesan acara ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan pasar murah tidak boleh hanya hadir menjelang peringatan kemerdekaan, tetapi digelar secara periodik agar harga kebutuhan pokok tetap stabil.  “Kalau dilakukan rutin, harga bisa stabil dan inflasi tetap ter­kendali. Sekarang angkanya sudah bagus,” ujar Elzadaswarman.

Bazar pasar murah ter­sebut menyediakan ber­bagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak go­reng, gula pasir, telur, sayur-mayur, cabe, ba­wang merah, dan bawang putih dengan harga 15–35 persen lebih murah dari pasar, berkat subsidi Pemko Payakumbuh dan dukungan mitra usaha.

Sementara itu, Lomba Pengelolaan Pangan B2SA diikuti perwakilan kecamatan yang mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat, kreatif, dan aman. Tim juri menilai dari kreativitas, cita rasa, penampilan, hingga kandu­ngan gizi.

Elzadaswarman mengajak masyarakat mengonsumsi pangan B2SA untuk memenuhi kebutuhan gizi harian sekaligus mengurangi ketergantu­ngan pada beras. Ia mendorong pemanfaatan sum­ber pangan lokal se­perti umbi-umbian, jagung, pisang, talas, dan sukun, yang melimpah di Payakumbuh. “Dengan mengembangkan pangan lokal, kita bukan hanya menjaga gizi keluarga, tapi juga membantu pere­konomian petani,” tambahnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Faizal, me­nyampaikan pasar murah berlangsung dua hari, 13–14 Agustus 2025, dengan tujuan meningkatkan daya beli masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Edvidel Arda, menegaskan lomba pangan ini men­dorong diversifikasi pangan, inovasi olahan lokal, dan mengurangi konsumsi beras serta terigu.

Selain bazar dan lomba, acara ini juga menghadirkan edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan gra­tis, serta pameran produk pangan lokal. Masyarakat terlihat antusias berbelanja sambil menyaksikan kreativitas peserta lomba.

Pemko Payakumbuh berharap program ini dapat menjaga kestabilan harga sekaligus memba­ngun kesadaran masyara­kat akan pentingnya konsumsi pangan sehat dan bergizi. (uus)