METRO PADANG

Ilham Akbar di RRI Padang, Maggot, Solusi Cerdas Kurangi Sampah dan Tingkatkan Ekonomi Warga

0
×

Ilham Akbar di RRI Padang, Maggot, Solusi Cerdas Kurangi Sampah dan Tingkatkan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
NARASUMBER— Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Ilham Akbar (kanan), menjadi narasumber program Padang Pagi Ini di RRI Pro 1 Padang 97,5 FM, Sabtu (9/8).

PADANG, METRO–Sampah organik yang mendominasi timbulan sampah Kota Padang men­dorong PT Semen Padang meng­hadir­kan solusi berkelanjutan melalui budi­daya maggot Black Soldier Fly (BSF). Ino­vasi ini tidak hanya mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menghasilkan pakan ternak, khu­susnya ikan, yang ekonomis dan ramah lingkungan.

Kepala Unit Komunikasi & Ke­sekre­tariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, memaparkan hal tersebut saat menjadi narasumber program Padang Pagi Ini di RRI Pro 1 Padang 97,5 FM, Sabtu (9/8). Program yang dipandu Wahyudi Mas­war ini turut menghadirkan Ketua Ke­lompok Usaha Budidaya BSF MinaGot Sumbar, Resti Rahayu (Dosen FMIPA Unand), dan Analis Akuakultur Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Zetria.

“Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang tidak hanya bersifat charity, tetapi juga mendukung program pemerintah, ter­masuk pengelolaan sam­pah,” ujar Ilham.

Menurutnya, 60–70 persen dari ratusan ton sampah harian di Padang adalah sampah organik. Kondisi ini melatarbelakangi pembentukan Asosiasi Mag­got Kota Padang (AGODANG) untuk mengolah sisa makanan menjadi pakan ternak alternatif, mengurangi volume sampah, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga.

Selain pengolahan, PT Semen Padang juga me­nge­dukasi masyarakat ten­tang teknik budidaya maggot dan pemanfaatannya. Bersama Dinas Perikanan Kota Padang, uji coba selama enam minggu pada Mei lalu menunjukkan ikan yang diberi pakan maggot tumbuh setara, bahkan lebih baik, dibanding ikan yang diberi pelet komersial. Biaya pakan pun le­bih murah, sehingga me­ningkatkan keuntungan pembudidaya.

Tidak hanya mengelola sampah organik, PT Semen Padang juga menangani sampah anorganik lewat program Nabuang Sarok, melakukan mitigasi emisi gas rumah kaca dengan tanaman kaliandra, merehabilitasi lahan bekas tambang, dan melestarikan spesies lokal.

Atas dedikasinya, Ilham Akbar menerima Pin Emas dari Pemerintah Kota Pa­dang yang disematkan Wa­­li Kota Fadly Amran pada Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Padang ke-356, Kamis (7/8/2025). Penghargaan ini diberikan atas upayanya mengintegrasikan pendekatan multisektor yang memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan eko­­nomi sekaligus.

Program pengelolaan sampah organik menjadi pakan ikan ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wa­kil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya poin ke-5: Mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya alam dan energi yang bijak, serta pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Inisiatif ini juga mendukung misi kedua RPJMD Provinsi Sumbar 2025–2029, yakni menjadi lumbung pangan nasional dengan ekonomi berkelanjutan ber­basis hilirisasi, teknologi, dan pelestarian lingkungan. Di tingkat kota, program ini sejalan dengan Program Unggulan Pa­dang Satujuan, seperti Padang Juara yang mendorong ekonomi kreatif, dan Padang Melayani yang mengedepankan pelayanan publik inovatif untuk lingkungan hidup sehat dan produktif. (ren/rel)