JAKARTA, METRO–Kejutan besar mewarnai gelaran China Open 2025. Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang sejatinya merupakan duet eksperimen, sukses mengukir sejarah dengan menjadi juara turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Bermain di Olympic Sports Centre Gymnasium, Beijing, Minggu (27/7), Fajar/Fikri tampil luar biasa saat menghadapi unggulan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di partai final. Mereka menang straight game, 21-15, 21-15, hanya dalam tempo 35 menit.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Fajar/Fikri bukanlah pasangan reguler di sektor ganda putra. Duet ini merupakan racikan pelatih legendaris, Antonius Budi Ariantho, yang semula hanya coba-coba dikolaborasikan untuk mengisi celah di tim. Siapa sangka, kombinasi dadakan ini justru menciptakan taring baru bagi Merah Putih di panggung bulutangkis dunia.
Di gim pertama, Fajar/Fikri langsung menekan sejak awal. Mereka unggul jauh 7-1, lalu memperlebar jarak menjadi 11-2 saat interval. Meski sempat terkejar hingga 18-15, mereka tetap tenang dan menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-15.
Gim kedua berjalan nyaris serupa. Fajar/Fikri membuka laga dengan skor 4-1 dan terus menjaga ritme hingga memimpin 11-6 saat interval. Aaron/Soh banyak melakukan unforced error yang dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan Indonesia.
Keunggulan terus dijaga hingga skor akhir 21-15. Dalam suasana penuh kepercayaan diri, Fajar/Fikri menutup pertandingan dengan serangan tajam dan penguasaan lapangan yang matang. (*/rom)






