PADANG, METRO–Muhammad Iqra Chissa Putra resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumatera Barat dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di ruang sidang DPRD Sumbar, Minggu (27/7). Terpilihnya sosok muda ini menjadi harapan baru bagi kebangkitan dunia atletik Ranah Minang.
Kemenangan aklamasi Iqra, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar, menunjukkan kepercayaan penuh para pemilik suara terhadap kepemimpinan visioner yang ia tawarkan. Musprov yang berlangsung khidmat itu juga dihadiri tokoh-tokoh penting olahraga Sumbar, termasuk mantan Ketua PASI Sumbar, Sengaja Budi Syukur, dan penggiat olahraga senior, Hamdanus.
Dalam pidato perdananya, Iqra menegaskan komitmen untuk membawa perubahan besar di tubuh PASI Sumbar. Ia menyoroti pentingnya reformasi organisasi, transparansi tata kelola, dan penguatan pembinaan atletik sejak usia dini.
“PASI harus menjadi rumah besar yang mempersatukan semua pihak. Kita ingin atletik Sumbar bukan hanya soal medali, tapi juga karakter, kebanggaan, dan identitas,” ujar Iqra penuh semangat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara PASI, DPRD, KONI, Dispora, dan pemerintah daerah demi menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan dan profesional.
Tak lama setelah pengukuhannya, Iqra membeberkan target ambisius: menyumbang 40 persen medali Sumbar pada PON mendatang dari cabang atletik.
“Ini bukan mimpi kosong. Dasarnya sudah ada. Atletik sudah pernah menyumbang 25 persen medali. Kita tinggal mematangkan sistem pembinaan dan menjaga konsistensi,” ujar Iqra.
Budi Syukur, yang telah memimpin PASI Sumbar selama 15 tahun, membenarkan kontribusi besar cabang atletik selama ini. Pada PON Papua 2021, atletik menyumbang 2 dari total 8 emas kontingen Sumbar. Sayangnya, tren menurun pada PON Aceh-Sumut akibat berbagai kendala, termasuk migrasi atlet potensial ke daerah lain.
“Empat emas di PON terakhir justru diraih atlet asal Sumbar yang membela provinsi lain,” tambah Iqra, menyoroti perlunya perbaikan sistem agar talenta lokal tidak ‘lari’ ke daerah lain.
Dalam sesi silaturahmi dengan pengurus PASI kabupaten/kota, Iqra menghimpun sejumlah aspirasi dari bawah. Salah satu isu utama adalah minimnya fasilitas, terutama lintasan latihan yang layak di daerah-daerah.
“Kita butuh peta kekuatan yang jelas dan kalender kompetisi sampai tingkat kecamatan. Semua itu akan kita bangun secara bertahap dan terukur,” katanya.
Iqra juga menegaskan bahwa pembangunan karakter lewat olahraga harus menjadi bagian dari pembangunan Sumbar secara umum. Ia menyebut olahraga sebagai instrumen penting untuk membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan kompetitif.
Tokoh senior seperti Sengaja Budi Syukur dan Hamdanus menyambut positif terpilihnya Iqra. Mereka menilai, ini momentum terbaik bagi PASI Sumbar untuk berbenah dan bersaing di level nasional.
“Kami sepenuhnya mendukung Iqra. Ini momentum besar. Mari satukan energi untuk kejayaan atletik Sumatera Barat,” tegas Sengaja.
Dengan kepemimpinan yang muda, energik, dan penuh visi, harapan besar kini bertumpu pada Iqra Chissa untuk mengantarkan PASI Sumbar menjadi lumbung prestasi dan kebanggaan Sumatera Barat. (rom)






