TANAHDATAR, METRO–Hal ini langsung ia sampaikan saat Musyawarah Nagari (Musnag) Kumango, di Aula Kantor Wali Nagari Kunango, Kamis,(10/7). Dengan adanya musyawarah nagari yang diselenggarakan Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat, dan dituangkan dalam RKP, maka didalam musyawarah tersebut, masyarakat juga bisa mengkritik kinerja pemerintahan jika ada yang diluar peraturan perundang-undangan. ”Silahkan berikan saran untuk kelancaran pembangunan nagari,” katanya
Wali Nagari Kumango juga rencana pembangunan nagari yang transparan dan berjalan sesuai koridor.” Kami sangat membutuhkan kritik dan saran, demi kelancaran pembangunan nagari yang lebih baik,” katanya. Seandainya, masyarakat takut dalam menyampaikan kritik secara langsung maka perpanjangan tangan atau mitra kerja di nagari ada BPRN.” Sampaikan satan dan masukkan tersebut lewat BPRN,” ulasnya.
Sementara itu, Camat Sungai Tara Miza Azis, dalam musnag nagari Kumango mengatakan dalam membangun nagari semua unsur elemen masyarakat harus dapat bersatu dan bahu membahu, agar berkembang dengan baik dan lancar. “Kami, sebagai pemerintahan kecamatan, berharab, untuk membangun nagari lebih baik kedepanya, selalulah bekerjasama dengan baik dan transparan,” katanya
Dalam musim kemarau Camat Sungai Tarab minta seluruh masyarakat untuk berhati-hati bila meninggalkan rumah, periksa semua peralatan rumah yang bisa menimbulkan bahaya kebakaran.
“Kami, berharap kepada masyarakat, untuk selalu berhati- hati, dalam menghadapai musim kemarau, bahaya kebakaran bisa terjadi kapan saja,” katanya.
Di samping itu Camat juga menyampaikan beberapa program pemerintah dibidang Ketahanan pangan.
“Kami minta kepada seluruh masyarakat untuk mendukung program pemerintahan dalam bidang ketahanan pangan dengan membuka lahan baru untuk menanam jagung,” katanya
Musnag Nagari Kumango kecamatan Sungai Tarab ini, dihadiri oleh OPD, Camat Sungai Tarab, Forkopimca, BPRN, UPT, tokoh masyarakat, pemuda serta tamu undangan lainnya. (ant)






