PAYAKUMBUH, METRO–Belasan orang pensiunan PT. Pos Indonesia Kota Payakumbuh melakukan aksi damai di halaman Kantor Pos di Jalan Jenderal Sudirman Pusat Kota Payakumbuh, Selasa (8/7). Aksi damai yang diikuti pensiunan yang telah bekerja puluhan tahun itu dikawal sejumlah anggota kepolisian berpakaian preman dari Polres Payakumbuh.
Dalam aksi itu, mereka (Pensiunan) membawa dua buah spanduk besar bertuliskan “ Kami menuntut hak, batalkan KD 21, kembalikan hak pensiun dan tunjangan lainnya, jangan sengsarakan para pensiun”. Sementara spanduk kedua berbunyi “ 30 Tahun lebih ikhlas mengabdi, setelah pensiun dianggap beban,” dalam spanduk itu juga dipasang seorang petugas Pos zaman dahulu yang mengantarkan surat menggendarai sepeda.
Pensiunan yang melakukan aksi tersebut berharap PT. Pos membatalkan Keputusan Direksi (KD) PT. Pos Indonesia Nomor 21 tentang pemotongan tunjangan pensiunan.
“Tuntutan kami dari Pensiunan PT. Pos Payakumbuh yaitu, kami gaji dipotong, sudah kecil dipotong pula. Kami sudah pensiun, lupa mereka itu atas jasa kami selama bekerja/dinas dahulu,” ucap Syahril, perwakilan pensiunan Selasa (8/7).
Lebih jauh Syahril yang telah puluhan tahun bekerja itu mengatakan bahwa saat ini mereka (Pensiunan) dikesampingkan dan dizolimi. “Kami yang telah pensiun ini telah puluhan tahun bekerja, tapi sekarang dikesampingkan dan dizolimi. Kami mohon kepada Allah, kepada PT. Pos yang memotong gaji kami, dikembalikan,” tambahnya.
Pemotongan terhadap Tunjangan Pensiunan berkisar Rp. 175.000 hingga Rp. 750.000 itu menurut Syahril mulai diberlakukan sejak Mei lalu. “Pemotongan itu mulai berlaku bulan Mei 2025, besarnya beragam. Pemotongan ini sangat berdampak, sehingga kami berharap KD 21 dicabut, sebab kami sangat susah,” tutupnya.
Sementara Supervisor Penjualan Corporate PT. Pos Indonesia Kota Payakumbuh, Willy Angga Kusuma menyebutkan bahwa aspirasi yang disampaikan oleh Pensiunan itu akan disampaikan kepada manajemen ditingkat yang lebih tinggi.
“Aspirasi yang disampaikan Pensiunan PT. Pos Payakumbuh dalam aksi damai ini akan kami sampaikan kepada manajemen ditingkat yang lebih tinggi. Kami berharap juga apa yang disampaikan sesepuh kita didengar nantinya,” ucap Willy.
Willy juga menambahkan, meski ada aksi damai yang dilakukan didepan kantor Pos Payakumbuh, namun tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat. “Tidak, tidak. Aksi damai ini tidak menganggu pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (uus)






