METRO SUMBAR

Dukung Rencana Pengembangan Kereta Wisata, Pemko Tertibkan Bangunan Liar di Jalur Rel Stasiun-Kacang Kayu

0
×

Dukung Rencana Pengembangan Kereta Wisata, Pemko Tertibkan Bangunan Liar di Jalur Rel Stasiun-Kacang Kayu

Sebarkan artikel ini
BERSIH DAN RAPI—Terlihat lokasi Stasiun Kereta Api Padang Panjang sudah bersih dan rapi usai tim gabungan melakukan penertiban.

PDG. PANJANG, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) mulai melakukan pe­nertiban terhadap ba­ngu­nan liar seperti kandang itik, ayam, dan sejenisnya yang berdiri di sepanjang jalur rel kereta api dari Stasiun Padang Panjang menuju kawasan Kacang Kayu. Langkah ini merupakan bagian dari rencana stra­tegis Pemko dalam me­ngembangkan jalur rel ter­sebut menjadi kawasan wisata, dengan mengha­dirkan kereta wisata sebagai salah satu daya tarik baru di kota ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ampera Salim menyampaikan, tujuan dari penertiban ini adalah untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan ketertiban kota, sekaligus mendukung persiapan pe­laksanaan program kereta wisata. Penertiban ini ditujukan untuk membuka kembali jalur rel yang telah lama tidak difungsikan.

“Pengosongan area sepanjang rel ini dilakukan agar jalur tersebut bisa dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk kereta wisata yang akan ditarik oleh kendaraan seperti mobil, mirip odong-odong. Jalannya tetap di atas rel, bukan di jalan umum,” jelasnya.

Ampera juga menyebutkan, Pemko terus berupaya mencari terobosan baru dalam menarik kunjungan wisatawan ke Padang Panjang, salah satunya dengan menambah objek wisata yang unik dan mudah diakses.

Diharapkan, kebera­daan kereta wisata ini akan menambah daya tarik kota serta mendongkrak pe­rekonomian masyarakat di Padang Panjang. Penertiban dilakukan secara bertahap oleh Satpol PP Damkar bersama instansi terkait lainnya.

Sebelumnya, sosialisasi juga telah dilakukan kepada masyarakat sekitar guna memberikan pemahaman terkait pentingnya penataan kawasan ini da­lam mendukung pengembangan pariwisata kota.

“Dengan terealisasi­nya program ini, Pemko berharap Padang Panjang semakin dikenal sebagai kota tujuan wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pe­ningkatan jumlah kunju­ngan wisatawan,” tegas Ampera Salim.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Nurasrizal, menyampaikan,salah satu program unggulan dari wali kota dan wakil wali kota adalah bersama PT. KAI mengelola warisan dunia.  Stasiun dan jaringan rel kereta api akan dikem­bangkan jadi wisata sejarah, pendidikan dan sosial budaya.

“Selain revitalisasi stasiun, maka rel kereta api yang ada akan dimanfaatkan untuk kereta api wisata. Dari program ini diharapkan akan memberikan dampak positif yakni membangkitkan perekonomian masyarakat Padang Panjang,” sebutnya. (rmd)